Mengapa Voting DAO Sering Kurang Optimal — dan Mengapa Protokol Tetap Menggunakannya

Voting berbasis token sering dipresentasikan sebagai kendali demokratis: pemegang token dapat menyetujui perubahan protokol atau penggunaan dana treasury melalui DAO (Decentralized Autonomous Organization). Namun, bobot suara biasanya mengikuti jumlah token, bukan jumlah orang, dan hanya keputusan yang masuk ke dalam aturan sistem yang ditentukan melalui pemungutan suara. Karena itu, surat suara yang transparan tetap dapat berjalan berdampingan dengan kekuatan yang terkonsentrasi, partisipasi terbatas, atau kelompok terpisah yang mengeksekusi hasilnya.

Hal itu tidak berarti semua DAO bekerja dengan cara yang sama atau voting token tidak berguna. Artinya, label DAO, jumlah suara yang dipublikasikan, dan tingginya partisipasi saja belum cukup untuk menunjukkan siapa yang memiliki pengaruh nyata.


Apa yang ditunjukkan oleh penelitian

Studi tata kelola on-chain menemukan konsentrasi pada sistem yang mereka teliti, sekaligus menunjukkan waktu dan biaya yang diperlukan untuk menjalankan pemungutan suara. Fritsch, Müller, dan Wattenhofer mempelajari hak suara serta penggunaannya di Compound, Uniswap, dan ENS. Paper mereka merupakan gambaran pada periode penelitian untuk protokol-protokol itu, bukan sensus semua DAO atau distribusi kekuatan suara terkini. Studi empiris Feichtinger dan rekan-rekannya yang terbit kemudian meneliti 21 DAO dan melaporkan konsentrasi hak suara, biaya moneter tersembunyi, serta banyak aktivitas tata kelola yang mereka kategorikan tidak produktif; studi tersebut menjelaskan sampel 21 DAO dan temuannya.

Studi tahun 2023 yang direvisi pada 2025 menganalisis lebih dari 370 proposal dan jutaan peristiwa on-chain di Compound dan Uniswap hingga Agustus 2024. Penulisnya melaporkan bahwa hanya tiga sampai lima pemilih dapat memengaruhi hasil mayoritas proposal di sistem yang mereka kaji. Temuan itu terbatas pada dua protokol dan periode penelitian; angka tersebut bukan pengukuran langsung saat ini untuk seluruh DAO. Alamat dompet juga bukan otomatis orang yang unik: satu pihak dapat mengendalikan beberapa alamat, sedangkan seorang delegasi dapat mewakili banyak pemegang token. Metode dan cakupan studi tersebut dijelaskan di arXiv.

Kesimpulan yang lebih tepat bukanlah bahwa “semua DAO dikendalikan whale”. Voting berbobot token dapat memusatkan pengaruh formal, tetapi tingkat konsentrasinya berbeda menurut protokol, proposal, pola delegasi, dan waktu. Untuk menilai satu DAO, periksa data pemungutan suara dan aturan eksekusinya; jangan menganggap jumlah suara saja menceritakan semuanya.

Sebuah preprint arXiv tahun 2026 yang meneliti 48 DAO Ethereum yang aktif juga menyebut bahwa pilihan desain seperti pendaftaran token, staking, dan delegasi dapat berkontribusi terhadap konsentrasi kekuatan suara. Ini adalah penelitian yang sedang berkembang, bukan kesimpulan final untuk semua sistem tata kelola.


Mengapa hasil voting bisa terasa tidak mewakili semua orang

Sejumlah ciri tata kelola token dapat membuat hasil pemungutan suara tampak lebih representatif daripada kenyataannya:

  • Bobot suara tidak setara: Dalam sistem satu token satu suara, sedikit pemegang dengan saldo besar dapat mengungguli banyak pemegang kecil.
  • Delegasi: Pemegang yang sibuk dapat memberikan hak suaranya kepada perwakilan yang aktif. Ini bisa meningkatkan partisipasi, tetapi juga berarti pengambil keputusan efektif dapat terkonsentrasi pada kelompok delegasi yang lebih kecil.
  • Kelelahan mengambil keputusan: Mengikuti proposal membutuhkan waktu dan pengetahuan. Jika voting terlalu sering, banyak pemegang token bisa menjadi kurang mengikuti isu atau berhenti berpartisipasi.
  • Kuorum dan ambang batas: Kuorum adalah aturan untuk menentukan apakah proposal boleh lolos; kuorum tidak membuktikan bahwa pemilih mewakili semua pengguna atau bahwa dukungannya luas.
  • Kewenangan eksekusi: Hasil voting bisa bersifat saran, tertunda oleh timelock, atau dieksekusi oleh multisig. Hubungan antara hasil ballot dan tindakan on-chain yang akhirnya dilakukan sangat penting.

Karena itu, jumlah pemilih bukan satu-satunya ukuran. Periksa berapa banyak kekuatan suara yang memenuhi syarat ikut berpartisipasi, siapa yang mengendalikannya, apakah suara didelegasikan, seberapa ketat hasilnya, dan siapa yang dapat menjalankan atau memblokir keputusan.


Mengapa protokol tetap menggunakan tata kelola token

Voting token tetap berguna untuk sebagian keputusan karena proposal, argumen, dan hasil voting dapat dilihat publik. Protokol dapat memberikan pemegang token kesempatan untuk menentukan parameter, upgrade, hibah, atau penggunaan treasury tanpa menyerahkan semua keputusan kepada dewan perusahaan konvensional. Smart contract juga dapat menegakkan masa pengajuan, periode voting, dan penundaan eksekusi.

Manfaat itu tidak mengharuskan sebuah protokol meminta pemegang token memilih semua hal. Sebagian proyek mengurangi jumlah keputusan yang perlu diambil, mendelegasikan pekerjaan rutin kepada spesialis, atau memakai multisig terbatas untuk tanggap darurat. Setiap pendekatan memiliki kompromi terkait kecepatan, akuntabilitas, keamanan, dan seberapa langsung pemegang token mengendalikan eksekusi. Multisig bisa bertindak cepat, tetapi kewenangan penandatangan menjadi terkonsentrasi; voting token bisa menyebarkan masukan formal, tetapi tetap dapat dikuasai atau diabaikan. Pertanyaan yang penting adalah kewenangan apa yang dimiliki setiap kelompok dan bagaimana kewenangan itu diawasi.


Pelajaran dari Compound dan Beanstalk

Dokumentasi Governor Bravo v2 dari Compound menjelaskan satu rancangan tertentu: alamat dengan delegasi lebih dari 25.000 COMP dapat mengajukan proposal, dan setidaknya 400.000 suara setuju diperlukan agar proposal berhasil menurut aturan yang didokumentasikan. Dokumentasi yang sama menyebut ambang pengajuan dapat diubah melalui tata kelola. Ini adalah parameter untuk versi Compound tersebut, bukan standar universal DAO atau jaminan bahwa semua proposal saat ini memakai nilai yang sama.

Beanstalk menunjukkan jenis risiko yang berbeda. Pengungkapan resmi proyek menyebut bahwa pada 17 April 2022, seorang penyerang menggunakan flash loan untuk mengompromikan proses tata kelola on-chain Beanstalk pada saat itu dan mencuri sekitar US$77 juta aset non-Bean. Setelahnya, Beanstalk memindahkan voting ke Snapshot dan eksekusi ke multisig komunitas 5-dari-9. Perubahan ini memindahkan titik kepercayaan: voting off-chain dan kelompok penandatangan juga memiliki pertanyaan keamanan serta akuntabilitas sendiri. Itu adalah respons satu protokol terhadap serangan tertentu, bukan bukti bahwa semua DAO harus memakai susunan yang sama.


Cara menilai sebuah voting DAO

  • Periksa cakupan proposal, periode voting, kuorum, aturan persetujuan, dan ambang batas pengajuan.
  • Bandingkan kekuatan suara yang ikut memilih dengan jumlah dompet yang berpartisipasi; ingat bahwa dompet adalah alamat, bukan otomatis orang yang unik.
  • Periksa delegasi: siapa yang menerima hak suara, berapa banyak, dan apakah pemegang dapat mengganti delegasinya.
  • Cari tahu apakah hasil dieksekusi otomatis, menunggu timelock, atau bergantung pada multisig maupun tim inti.
  • Tinjau kewenangan darurat dan periksa apakah kewenangan itu terbatas, diumumkan, serta dapat dibatalkan.

Voting DAO adalah mekanisme tata kelola, bukan jalan pintas untuk membuktikan desentralisasi. Mekanisme ini dapat memberi pemegang token cara nyata untuk memengaruhi protokol, tetapi tingkat kendali dalam praktik bergantung pada distribusi kekuatan suara dan apa yang terjadi setelah voting selesai.


Sentimen Media Sosial

Contoh kecil diskusi Reddit menunjukkan kritik sekaligus minat yang masih berlanjut terhadap tata kelola DAO. Dalam unggahan r/ethereum pada Januari 2026 oleh Vitalik Buterin, argumennya adalah bahwa DAO tetap dibutuhkan, tetapi model umum treasury yang dikendalikan pemegang token tidak efisien dan rentan terhadap pengambilalihan. Sebuah unggahan individu di r/defi yang meminta pengungkapan konsentrasi kekuatan suara mempertanyakan apakah hasil voting dapat dinilai secara independen tanpa mengetahui distribusi kekuatannya. Unggahan ini merupakan contoh percakapan, bukan survei representatif atau bukti konsensus seluruh komunitas.

Terakhir diperbarui: 14 Oktober 2026


Istilah Terkait


Artikel Terkait


Lihat Juga


Sumber

  • Fritsch, R., Müller, M., & Wattenhofer, R. (2022). Analyzing Voting Power in Decentralized Governance: Who Controls DAOs? Baca paper di arXiv — meneliti hak suara dan penggunaannya di Compound, Uniswap, dan ENS.
  • Feichtinger, R., Fritsch, R., Vonlanthen, Y., & Wattenhofer, R. (2023). The Hidden Shortcomings of (D)AOs: An Empirical Study of On-Chain Governance. Baca paper di arXiv — menganalisis 21 DAO dan melaporkan konsentrasi, biaya, serta aktivitas tata kelola.
  • Messias, J., Pahari, V., Chandrasekaran, B., Gummadi, K. P., & Loiseau, P. (2023; revisi 2025). Understanding Blockchain Governance: Analyzing Decentralized Voting to Amend DeFi Smart Contracts. Baca studi di arXiv — menganalisis lebih dari 370 proposal dan melaporkan bagaimana sekelompok kecil pemilih dapat memengaruhi hasil pada sampel Compound dan Uniswap.
  • Pahari, V., Chandrasekaran, B., Messias, J., Gummadi, K. P., & Dash, A. (2026). On the Centralization of Governance Power in Decentralized Autonomous Organizations. Baca preprint di arXiv — meneliti 48 DAO Ethereum yang aktif serta mekanisme desain yang dikaitkan dengan konsentrasi kekuatan suara.
  • Compound. Compound v2 Governance Documentation. Baca aturan tata kelola Governor Bravo versi tersebut — mendokumentasikan ambang pengajuan dan voting khusus yang dibahas di atas.
  • Beanstalk. Disclosures. Baca pengungkapan resmi Beanstalk — menjelaskan serangan tata kelola April 2022 dan susunan Snapshot serta multisig 5-dari-9 setelahnya.
  • Buterin, V. (Januari 2026). We need more DAOs—but different and better DAOs. Baca diskusi r/ethereum — contoh perdebatan tentang perancangan ulang tata kelola DAO.
  • vapor0404. Governance Without Concentration Disclosure Is Incomplete. Baca unggahan di r/defi — pandangan seorang pengguna yang meminta data konsentrasi suara, bukan survei opini komunitas.

Terakhir Diperbarui

14 Oktober 2026