| Penulis | Leshner, Robert; Myers, Geoffrey |
|---|---|
| Tahun | 2019 |
| Proyek | Compound Finance / Compound Labs |
| Lisensi | BSD 3-Clause |
| Sumber Resmi | compound.finance/documents/Compound.Whitepaper.pdf |
Paper “Compound: The Money Market Protocol” oleh Robert Leshner dan Geoffrey Myers dari Compound Labs, diterbitkan Februari 2019, mendeskripsikan Compound Finance — protokol smart contract Ethereum yang mengimplementasikan pasar pinjaman terkumpul di mana tingkat bunga ditetapkan secara algoritmis berdasarkan penawaran dan permintaan real-time. Compound adalah protokol pinjaman DeFi pertama yang beroperasi sepenuhnya on-chain tanpa komponen off-chain apa pun.
Publikasi dan Konteks
Compound diluncurkan September 2018. Pada Juni 2020, Compound meluncurkan token COMP dan memulai “liquidity mining” — mendistribusikan COMP kepada pengguna protokol sebagai imbalan — yang memicu boom “DeFi Summer” 2020 dan mendirikan model liquidity mining yang kemudian diadopsi oleh hampir setiap protokol DeFi baru.
cToken: Posisi Berbunga yang Dapat Dikompilasi
Ketika pengguna menyetor aset ke Compound, mereka menerima cToken:
- Setor 100 ETH → terima X cETH (sesuai exchange rate saat ini)
- Exchange rate cETH/ETH meningkat seiring waktu saat peminjam membayar bunga
- Tukarkan cETH → dapatkan ETH asli + bunga yang terakumulasi
cToken adalah token ERC-20 yang sepenuhnya dapat dikompilasi — bisa ditransfer, digunakan di protokol lain, atau dijadikan kolateral. Ini memungkinkan “strategi hasil bertingkat” di mana cToken digunakan sebagai input di protokol DeFi lain.
Model Tingkat Bunga Algoritmis
Compound menggunakan model tingkat bunga berbasis rasio utilisasi:
- Rasio utilisasi (U): Total pinjaman / Total pasokan
- Tingkat pinjaman: Meningkat seiring naiknya U (mendorong lebih banyak penyedia saat sumber daya langka)
- Tingkat simpanan: Lebih rendah dari tingkat pinjaman (selisih adalah cadangan protokol)
- Titik kink: Compound v2 menggunakan model kink — bunga naik perlahan hingga U mencapai ~80%, kemudian melonjak tajam untuk mendorong penurunan utilisasi segera
Sistem Kolateral dan Liquidasi
- Faktor kolateral: Setiap aset memiliki faktor kolateral (mis. ETH = 75%) — pengguna hanya bisa meminjam hingga 75% dari nilai ETH yang di-deposit
- Likuidasi: Jika posisi pengguna jatuh di bawah ambang kolateral, siapapun dapat melikuidasi sebagian kolateral mereka dengan diskon (biasanya 5–8%)
- Tanpa counterparty: Tidak ada hubungan P2P; peminjam dan penyedia berinteraksi dengan pool
Tata Kelola COMP
Token COMP memberikan suara tata kelola on-chain. Pemegang COMP dapat mengajukan dan memilih perubahan parameter protokol (faktor kolateral, tingkat reserve, daftar aset baru). Model liquidity mining mendistribusikan COMP kepada pengguna aktif — sebuah inovasi yang mengubah cara protokol DeFi membangun komunitas tata kelola.
Keterbatasan
- Oracle manipulation risk — Harga token yang dimanipulasi dapat memungkinkan serangan drainase kolateral
- Hanya mendukung over-collateralized borrowing — tidak ada kredit tanpa jaminan
- Dikalahkan oleh Aave v2/v3 dalam beberapa fitur (interest rate switching, efisiensi modal)
Warisan dan Dampak
Compound menetapkan cetak biru untuk DeFi lending: pool terkumpul, cToken sebagai posisi berbunga yang dapat dikompilasi, dan algoritma tingkat bunga berbasis utilisasi. Model ini diadopsi atau dimodifikasi oleh hampir setiap protokol pinjaman DeFi berikutnya. Liquidity mining COMP mendefinisikan “DeFi Summer” dan menjadi template untuk distribusi token protokol.
Istilah Terkait
Referensi
- Leshner, Robert; Myers, Geoffrey. “Compound: The Money Market Protocol” (2019)
- compound.finance/documents/Compound.Whitepaper.pdf