1000SATS (ticker: SATS) adalah token BRC-20 di Bitcoin dengan total suplai 2.100.000.000.000.000 (2,1 kuadriliun) — angka yang secara sengaja mencerminkan total satoshi yang akan pernah ada di Bitcoin — menjadikannya penghargaan simbolis terhadap unit terkecil Bitcoin, tanpa tim resmi, utilitas, atau dukungan institusional.
| Stat | Value |
|---|---|
| Ticker | SATS |
| Price | $0.00 |
| 24h Change | -1.0% |
| Max Supply | 2100.00B SATS |
| All-Time High | $0.00 |
Cara Kerja
- Inscripsi BRC-20 — 1000SATS di-deploy menggunakan standar token eksperimental BRC-20 via protokol Ordinals, dengan cara menginsripsi data JSON ke dalam satoshi Bitcoin.
- Desain suplai — Total suplai 2,1 kuadriliun mencerminkan 21 juta BTC yang dikonversi ke satoshi (1 BTC = 100.000.000 satoshi × 21.000.000 BTC = 2.100.000.000.000.000 satoshi).
- Mint limit — Setiap mint inscription memungkinkan klaim sejumlah SATS tertentu hingga seluruh suplai terdistribusi.
- Tanpa tim, tanpa pre-mine — Seperti ORDI, SATS tidak memiliki alokasi deployer, pre-mine, atau proyek resmi di belakangnya.
- Konvensi harga — Karena token SATS individual bernilai pecahan kecil sen, CoinGecko melacak nilai 1.000 token SATS sekaligus (mirip 1000SHIB untuk Shiba Inu).
Tokenomics
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Ticker | SATS |
| Unit harga CoinGecko | 1000SATS |
| Suplai Maksimum | 2.100.000.000.000.000 |
| Simbolisme suplai | Sama dengan total satoshi Bitcoin |
| Pre-mine | Tidak ada |
| Peluncuran | 9 Maret 2023 |
| Blockchain | Bitcoin (via Ordinals / BRC-20) |
| Tim resmi | Tidak ada |
Konteks di Ekosistem Bitcoin Indonesia
Di Indonesia, komunitas kripto mengenal satoshi sebagai unit terkecil Bitcoin (1 BTC = 100 juta satoshi). Token 1000SATS menjadi menarik bagi trader spekulatif karena harganya yang sangat murah per unit, memberikan ilusi “beli banyak koin.” Platform seperti Indodax, Tokocrypto, dan Pintu tidak secara resmi mendukung perdagangan BRC-20 — token ini umumnya diperdagangkan di bursa global atau melalui protokol Ordinals langsung.
Kritik
- Tidak ada utilitas nyata: 1000SATS adalah aset spekulatif murni tanpa tim, produk, atau roadmap. Nilainya sepenuhnya bergantung pada sentimen pasar dan narasi BRC-20.
- Risiko ekosistem BRC-20: Standar BRC-20 masih eksperimental dan tidak diakui sebagai standar resmi Bitcoin. Likuiditas bisa menguap kapan saja jika minat pada Ordinals turun.
- Biaya transaksi tinggi: Bertransaksi dengan BRC-20 menggunakan jaringan Bitcoin berarti membayar biaya transaksi Bitcoin yang bisa sangat tinggi saat jaringan padat — tidak efisien untuk token bernilai kecil.
- Tidak tersedia di bursa Indonesia: Pengguna Indonesia harus menggunakan bursa global atau dompet khusus Ordinals, meningkatkan kompleksitas dan risiko.
Sentimen Media Sosial
- r/Bitcoin / r/CryptoCurrency: Komunitas Bitcoin tradisional umumnya skeptis terhadap BRC-20 dan Ordinals — dipandang sebagai “polusi” di blockchain Bitcoin. Pendukung menyebutnya sebagai bukti fleksibilitas Bitcoin.
- X/Twitter: 1000SATS mendapat momentum besar saat BRC-20 hype pada 2023. Komunitas Ordinals mempromosikannya sebagai “meme Bitcoin asli.” Sentimen sangat volatil mengikuti siklus hype.
- Telegram (komunitas kripto Indonesia): Dibahas terutama sebagai aset spekulatif jangka pendek. Trader Indonesia umumnya berhati-hati karena tidak tersedia di bursa lokal terdaftar OJK/Bappebti.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
- Dampak Institusional Bitcoin ETF 2024
- Bagaimana Kripto Menciptakan Bahasanya Sendiri
- Tukar kripto dengan ChangeNOW
Sumber
- CoinGecko — 1000SATS — data pasar dan informasi dasar token 1000SATS.
- Ordinals Protocol Documentation — dokumentasi teknis standar Ordinals dan BRC-20 di Bitcoin.
- Binance Research — BRC-20 Tokens Explained — analisis ekosistem BRC-20 dan risiko yang terkait.