Ordinals

Bitcoin Ordinals adalah protokol yang dibuat oleh Casey Rodarmor dan diluncurkan pada Januari 2023 yang menetapkan nomor serial berurutan (ordinal numbers) kepada satoshi individual — unit Bitcoin terkecil — dan memungkinkan data arbitrer seperti gambar, teks, HTML, dan kode diukir langsung ke dalam transaksi Bitcoin dan disimpan secara permanen di blockchain Bitcoin, secara efektif menciptakan NFT native Bitcoin yang disebut “inscriptions” tanpa memerlukan smart contract atau layer terpisah.


Fondasi Teknis

Teori ordinal:

  • Bitcoin memiliki 2,1 kuadriliun satoshi (100 juta sats per BTC)
  • Teori ordinal menetapkan setiap sat nomor unik berurutan berdasarkan urutan penambangannya
  • Sat 0 ada di blok genesis; satoshi dinomori dalam urutan penambangan
  • Penomoran ini teoritis (Bitcoin tidak secara native melacak sat individual) tetapi dapat dihitung secara deterministik

Inscriptions:

  • Saat satoshi diidentifikasi berdasarkan nomor ordinalnya, data dapat “diukir” ke transaksi yang mentransfernya
  • Taproot (upgrade Bitcoin 2021) memungkinkan ini dengan mengizinkan payload data besar dalam witness data
  • Data yang diukir hidup di transaksi Bitcoin secara permanen — ia adalah bagian dari blockchain

Tidak memerlukan smart contract:

  • Tidak seperti NFT Ethereum, Ordinals tidak menggunakan smart contract
  • Properti mirip NFT dicapai murni melalui data transaksi dan sistem penomoran ordinal

Token BRC-20

Penggunaan sekunder untuk Ordinals:

  • Casey Rodarmor tidak membuat BRC-20 — dibuat oleh pengembang pseudonim Domo
  • BRC-20 menggunakan inscriptions teks untuk mendefinisikan dan mentransfer token fungible di Bitcoin
  • Secara teknis lebih rapuh dibanding ERC-20 Ethereum; memerlukan pengindeks off-chain untuk melacak saldo
  • Menghasilkan tekanan fee yang luar biasa pada Bitcoin pada 2023

Sejarah

  • Januari 2023 — Casey Rodarmor meluncurkan protokol Ordinals di mainnet Bitcoin.**
  • Februari–Maret 2023 — Koleksi inscription pertama muncul: Bitcoin Punks, Ordinal Punks, Taproot Wizards.**
  • Maret 2023 — Domo memperkenalkan BRC-20, menciptakan eksplosif aktivitas token fungible pada Bitcoin.**
  • April–Mei 2023 — Ordinals memenuhi mempool Bitcoin, mendorong biaya transaksi ke level tertinggi dalam bertahun-tahun dan memulai perdebatan sengit tentang penggunaan block space Bitcoin.**
  • 2024 — Ekosistem Ordinals matang: marketplace, dompet, dan infrastruktur berkembang; Runes (standar token baru dari Casey Rodarmor) diluncurkan saat halving April 2024.**

Kesalahpahaman Umum

“Ordinals ‘merusak’ Bitcoin.”

Inscriptions menyimpan data dalam witness data yang memiliki diskon biaya (yang memang dimaksudkan untuk output yang lebih besar). Mereka menggunakan Bitcoin dengan cara yang benar-benar valid secara teknis. Ini adalah perdebatan nilai tentang apakah block space Bitcoin harus digunakan untuk data seni vs. transaksi keuangan.

“Inscriptions tidak benar-benar on-chain.”

Data inscription secara harfiah ada di dalam transaksi Bitcoin yang valid dan disimpan oleh semua full node. Ia lebih on-chain dari banyak NFT Ethereum yang hanya menyimpan hash metadata on-chain sementara gambar yang sebenarnya berada di IPFS atau server terpusat.

Kritik

  • Membebani jaringan Bitcoin: Transaksi Ordinals mengkonsumsi block space yang sebelumnya didominasi oleh transfer keuangan. Ini menyebabkan biaya transaksi melonjak signifikan selama periode puncak Ordinals — merugikan pengguna Bitcoin yang hanya ingin melakukan transfer biasa.
  • Bertentangan dengan visi Bitcoin sebagai “digital cash”: Bitcoin maximalist menganggap Ordinals sebagai penyalahgunaan Bitcoin yang dirancang sebagai sistem pembayaran peer-to-peer, bukan sebagai platform untuk NFT atau artefak digital. Ini memperburuk perdebatan tentang tujuan Bitcoin.
  • Ketidakpastian hak kepemilikan: NFT berbasis Ordinals tidak memiliki mekanisme enforcement on-chain untuk hak kepemilikan. “Kepemilikan” hanya bergantung pada konvensi komunitas dan tidak bisa dipaksakan oleh protokol Bitcoin itu sendiri.

Sentimen Media Sosial

  • r/Bitcoin / r/btc / r/CryptoCurrency: Ordinals memecah komunitas Bitcoin — antara yang antusias tentang use case baru untuk Bitcoin dan Bitcoin maximalist yang menganggapnya polusi jaringan. Debat ini sangat intens dan masih berlangsung.
  • X/Twitter: Ordinals memicu gelombang tweet besar ketika pertama diluncurkan di 2023. Proyek seperti Ordinal Punks, Bitcoin Frogs, dan BRC-20 token mendapat sorotan besar. Biaya transaksi tinggi selama Ordinals mania mendapat kritik serius.
  • Telegram (komunitas kripto Indonesia): Ordinals menarik perhatian komunitas NFT Indonesia yang ingin bereksperimen di Bitcoin — meski sebagian besar kolektor NFT Indonesia lebih familiar dengan Ethereum/Solana.

Terakhir diperbarui: 2026-04


Istilah Terkait


Lihat Juga


Sumber