| Penulis | Kazemian, Sam; Moore, Travis et al. (Frax Finance) |
|---|---|
| Tahun | 2021 |
| Proyek | Frax Finance |
| Lisensi | MIT |
| Sumber Resmi | docs.frax.finance/overview |
“Frax: Fractional-Algorithmic Stablecoin Protocol” adalah dokumentasi 2021 oleh Sam Kazemian dan Travis Moore dari Frax Finance, memperkenalkan stablecoin fraksional-algoritmik pertama — desain yang berada di antara stablecoin yang sepenuhnya dijamin (seperti USDC: selalu 100% didukung aset) dan stablecoin yang sepenuhnya algoritmik (seperti LUNA/UST: hanya didukung algoritma). FRAX mempertahankan peg $1 dengan memegang collateral ratio (CR) yang dapat berkisar 0–100% didukung USDC, dengan bagian yang tersisa distabilkan oleh token tata kelola FXS.
Publikasi dan Konteks
Pada 2021, desain stablecoin terpolarisasi: stablecoin terjamin penuh (USDC, USDT) stabil tetapi bergantung aset off-chain; DAI over-collateralized tetapi tidak efisien modal; stablecoin algoritmik murni (LUNA/UST, Empty Set Dollar) efisien modal secara teori tetapi tidak stabil secara katastrofis dalam praktik. Hipotesis Frax: desain sebagian dijamin adalah optimal — kolateral cukup untuk mencegah ketidakstabilan spiral, komponen algoritmik untuk efisiensi modal, dengan pengontrol otonom yang menyesuaikan rasio berdasarkan sinyal permintaan pasar.
Mekanisme Collateral Ratio
Minting 1 FRAX (pada CR = 85%):
- Sediakan $0,85 USDC + bakar FXS senilai $0,15 → terima 1 FRAX
Minting 1 FRAX (pada CR = 100%):
- Sediakan $1,00 USDC → terima 1 FRAX (mode fully collateralized)
Redeem 1 FRAX (pada CR = 85%):
- Kembalikan 1 FRAX → terima $0,85 USDC + FXS yang baru dicetak senilai $0,15
Pengontrol CR Otonom: CR menyesuaikan secara otomatis berdasarkan trading FRAX di peg-nya:
- Jika FRAX diperdagangkan di atas $1 → permintaan melebihi pasokan → CR turun (lebih algoritmik)
- Jika FRAX diperdagangkan di bawah $1 → permintaan lemah → CR naik (lebih banyak kolateral)
Ini diimplementasikan sebagai pengontrol PID yang menyesuaikan CR sebesar ±0,25% per jam di v1.
Frax v2: AMO (Algorithmic Market Operations)
Frax v2 memperkenalkan Algorithmic Market Operations (AMO) — kontrak pengontrol yang dapat men-deploy kolateral FRAX ke protokol penghasil yield (Curve, Aave, Compound) tanpa mengganggu peg, kemudian menarik kolateral + yield. AMO secara efektif membuat kolateral bekerja secara produktif alih-alih hanya duduk idle.
Frax Ecosystem
- FraxSwap: AMM native dengan TWAMM (Time-Weighted Average Market Maker) untuk order besar
- FraxLend: Platform pinjaman terisolasi per pasangan
- frxETH/sfrxETH: Liquid staking token Ethereum menggunakan arsitektur yang sama
- FRAX v3: Pivot ke full collateralization dengan yield dari real-world assets (RWA) dan sFRAX sebagai yield-bearing stable
Keterbatasan
- FXS mint-on-redeem menciptakan tekanan jual FXS saat peg terancam — potensial feedback loop negatif
- V1 CR di bawah 100% berarti tidak semua FRAX dapat diklaim sepenuhnya jika semua pemegang bersamaan redeem
- Kompleksitas AMO sulit diaudit dan dipahami oleh pengguna biasa
Warisan dan Dampak
Frax membuktikan bahwa stablecoin fraksional-algoritmik dapat mempertahankan peg secara stabil (berbeda dengan LUNA/UST yang kolaps). Model AMO menjadi template untuk manajemen kolateral aktif di DeFi. frxETH/sfrxETH adalah antara protokol liquid staking paling efisien modal yang pernah ada — menghasilkan yield staking tertinggi dengan mengalokasikan semua ETH ke validator aktif.
Istilah Terkait
Referensi
- Kazemian, Sam et al. “Frax Finance Documentation” (2021)
- docs.frax.finance/overview