Liquid Restaking Token (LRT)

Liquid Restaking Token (LRT) adalah token yang diterima pengguna saat menyetor ETH ke protokol liquid restaking — protokol mengambil ETH, menstake sebagai validator Ethereum, dan secara bersamaan merestake di EigenLayer — lalu menerbitkan LRT sebagai representasi cair dari posisi gabungan, yang dapat diperdagangkan bebas, ditransfer, atau digunakan sebagai agunan DeFi, sehingga posisi ETH yang direstake dapat diakses daripada terkunci.

Latar Belakang: Tumpukan Restaking

Staking Ethereum (base layer):

  • Setorkan 32 ETH untuk menjalankan validator
  • Dapatkan ~4% APY dari reward konsensus + biaya prioritas

Liquid Staking Token (LST):

  • Setor ETH → terima LST yang merepresentasikan posisi yang di-stake
  • LST cair dan dapat dikompositkan di DeFi; menghasilkan yield staking secara pasif

Restaking (EigenLayer):

  • Ambil ETH yang di-stake dan “restake” sebagai keamanan ekonomi untuk layanan tambahan (AVSes)
  • ETH Anda mengamankan Ethereum DAN layanan pihak ketiga
  • Yield tambahan sebagai imbalan atas risiko slashing tambahan

LRT = LST + Restaking, cair:

  • Setor ETH → protokol stake + restake di EigenLayer → terbitkan LRT
  • LRT menghasilkan: reward staking dasar + reward AVS EigenLayer

Ekosistem LRT (2024)

Token Protokol TVL Puncak 2024
eETH/weETH EtherFi $6 miliar+
ezETH Renzo $3 miliar+
rsETH KelpDAO $2 miliar+
pufETH Puffer Finance $1,5 miliar+

Depeg Renzo ezETH (April 2024)

Renzo mengumumkan tokenomik untuk airdrop REZ-nya — komunitas mempersepsikan alokasi sebagai berat ke tim/investor. ezETH de-peg dari ETH: turun dari 1:1 ke ~0,9 sebentar di Uniswap. Pengguna yang telah meminjam USDC terhadap ezETH sebagai agunan menghadapi margin call. Acara ini menunjukkan risiko sistemik LRT sebagai agunan DeFi.

LRT vs LST

Properti LST (mis. stETH) LRT (mis. eETH)
Sumber yield Staking ETH saja Staking ETH + AVSes EigenLayer
Risiko slashing Validator Ethereum saja Ethereum + slashing AVS
Kedalaman smart contract 1-2 kontrak 3-5+ kontrak
Asumsi kepercayaan Satu protokol Berganda (LST + EigenLayer + LRT)

Kritik

LRT membawa risiko yang lebih kompleks dari LST. Depeg ezETH April 2024 menunjukkan risiko cascading liquidation dari LRT sebagai agunan DeFi yang banyak digunakan. Yield “restaking” LRT banyak berasumsi pada reward AVS EigenLayer; sampai AVS diluncurkan dan membayar yield nyata, yield LRT bersifat spekulatif.

Sentimen Media Sosial

LRT mendominasi Crypto Twitter awal 2024 sebagai meta DeFi dominan. Strategi poin + airdrop menghasilkan pengembalian signifikan bagi peserta awal. Pasca-airdrop, TVL turun dan yield AVS nyata lambat terwujud. Di komunitas kripto Indonesia, LRT sering dibahas sebagai peluang hasil tinggi tapi berisiko tinggi.

Terakhir diperbarui: 2026-04

Istilah Terkait

Lihat Juga

Sumber

  • EigenLabs Research (2023). EigenLayer: The Restaking Collective. eigenlayer.xyz.
  • EtherFi Documentation (https://docs.ether.fi) — mekanisme LRT eETH dan restaking EigenLayer.
  • Renzo Protocol Documentation (https://docs.renzoprotocol.com) — arsitektur ezETH.