Liquid staking memecahkan ketegangan mendasar dalam blockchain proof-of-stake: mendapatkan reward staking memerlukan penguncian aset, tetapi aset yang terkunci tidak dapat digunakan di DeFi — protokol liquid staking seperti Lido, Rocket Pool, dan Coinbase memungkinkan pengguna menyetor aset, mendapatkan reward staking, dan menerima token likuid yang mewakili posisi mereka yang kemudian dapat digunakan di seluruh DeFi.
Cara Kerja
Masalah staking tradisional:
- Ethereum: memerlukan tepat 32 ETH (tidak bisa parsial)
- Beberapa jaringan (Polkadot, Cosmos): periode unstaking 21 hari
- Pengetahuan teknis untuk menjalankan validator
- Modal terkunci penuh selama berbulan-bulan
Solusi liquid staking:
- Pengguna menyetor ETH ke smart contract Lido
- Lido mencetak stETH (Staked ETH) 1:1
- Lido mendelegasikan ETH ke node operator profesional
- Saldo stETH meningkat setiap hari seiring reward staking bertambah (rebasing)
- Pengguna dapat menggunakan stETH sebagai jaminan di Aave, menyediakan likuiditas di Curve, dll.
Token Liquid Staking Utama
| Token | Protokol | Aset | Jaringan |
|---|---|---|---|
| stETH | Lido | ETH | Ethereum |
| cbETH | Coinbase | ETH | Ethereum |
| rETH | Rocket Pool | ETH | Ethereum |
| jitoSOL | Jito | SOL | Solana |
| mSOL | Marinade | SOL | Solana |
Rebasing vs. Reward-Bearing
- Rebasing (stETH): Saldo token meningkat untuk mencerminkan reward. 1.000 stETH hari ini → 1.040 stETH setelah setahun (pada yield 4%).
- Reward-bearing (wstETH, rETH, cbETH): Jumlah token tetap, tapi harga meningkat. Protokol DeFi umumnya lebih menyukai jenis ini karena lebih mudah dihitung.
Sejarah
- Desember 2020 — Beacon Chain Ethereum diluncurkan; staking “satu arah” tanpa kemampuan penarikan.**
- Desember 2020 — Lido diluncurkan sebagai solusi untuk staking terkunci Beacon Chain; menawarkan stETH yang likuid.**
- 2021 — Rocket Pool diluncurkan sebagai alternatif terdesentralisasi dengan model node operator permissionless.**
- Juni 2022 — stETH de-peg ke 0,935 ETH selama krisis Celsius/3AC; likuidasi berantai menunjukkan risiko konsentrasi.**
- April 2023 — Shanghai upgrade memungkinkan penarikan ETH, menghilangkan risiko penguncian permanen dan memperkuat ekosistem LST.**
- 2024 — Lido mendominasi dengan 30%+ dari semua staked ETH, memunculkan kekhawatiran sentralisasi.**
Kesalahpahaman Umum
“stETH dan ETH selalu bernilai sama.”
stETH biasanya mempertahankan peg ke ETH, tapi bisa de-peg selama tekanan pasar atau saat likuiditas buruk (seperti yang terjadi pada Juni 2022). De-peg tidak berarti ETH yang mendasari hilang — hanya cerminan ketidakseimbangan penawaran/permintaan di pasar sekunder.
“Liquid staking tidak ada risikonya.”
Liquid staking menambahkan risiko smart contract di atas risiko staking biasa. Juga ada risiko konsentrasi — Lido mengontrol >30% staked ETH, yang menciptakan risiko sistemik untuk Ethereum.
Kritik
- Dominasi Lido menciptakan risiko sistemik: Lido menguasai lebih dari 30% dari semua ETH yang di-stake — mendekati ambang batas di mana satu entitas memiliki pengaruh signifikan atas finalisasi blok Ethereum. Ini adalah kekhawatiran desentralisasi yang serius.
- Smart contract risk adalah risiko nyata: Dana yang di-staking melalui protokol liquid staking bergantung pada smart contract yang bisa memiliki bug. Exploit pada Lido atau Rocket Pool bisa berdampak pada jumlah ETH yang sangat besar.
- Liquid staking token bisa depegging: stETH sempat mengalami depegging signifikan saat krisis Celsius/3AC di 2022, menunjukkan bahwa liquid staking token tidak selalu 1:1 dengan ETH di pasar sekunder — terutama di kondisi stres likuiditas.
Sentimen Media Sosial
- r/ethereum / r/ethfinance: Liquid staking dan pertanyaan desentralisasi Lido adalah topik yang sangat aktif. Komunitas Ethereum terpecah antara yang menggunakan Lido karena kenyamanan dan yang mendukung Rocket Pool atau solo staking untuk menjaga desentralisasi.
- X/Twitter: Statistik dominasi Lido, perbandingan yield antar protokol liquid staking, dan diskusi regulasi (apakah stETH adalah sekuritas?) selalu mendapat perhatian tinggi.
- Telegram (komunitas kripto Indonesia): Liquid staking sangat populer di komunitas kripto Indonesia — stETH di Lido dan staking di Indodax/Pintu adalah cara umum untuk mendapat yield dari ETH tanpa mengunci modal.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
- Apakah Staking Ethereum Terpusat?
- Restaking dan EigenLayer: Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan ETH Anda
- Tukar kripto dengan ChangeNOW
Sumber
- Lido Documentation — dokumentasi resmi Lido Finance tentang mekanisme liquid staking dan distribusi node operator.
- Rocket Pool Documentation — alternatif terdesentralisasi untuk Lido dengan penjelasan mekanisme permissionless node.
- Dune Analytics — Staking Market Share — data real-time tentang distribusi ETH staking antar protokol dan solo staker.