IPFS (InterPlanetary File System)

IPFS (InterPlanetary File System) adalah protokol jaringan peer-to-peer untuk menyimpan dan berbagi file secara terdesentralisasi. Dikembangkan oleh Protocol Labs dan diluncurkan pada 2015, IPFS mengubah cara file diakses: alih-alih berdasarkan lokasi (URL server), file diidentifikasi berdasarkan konten menggunakan Content Identifier (CID) — hash kriptografis dari file itu sendiri. Jika konten sama, CID-nya sama — di manapun file tersebut disimpan.


Cara Kerja

Content Addressing vs Location Addressing:

HTTP biasa (location-based):

https://server.com/gambar.jpg → mengambil file dari server tertentu

  • Jika server mati, file tidak bisa diakses
  • Server bisa mengganti konten tanpa mengubah URL

IPFS (content-based):

ipfs://QmXyZ123... (CID) → mengambil file dari node manapun yang menyimpannya

  • File yang sama menghasilkan CID yang sama
  • Tidak bisa diubah tanpa mengubah CID (immutable)
  • Siapapun bisa meng-host file untuk membuat jaringan lebih resilient

Proses IPFS:

  1. File di-hash menjadi CID (Content Identifier)
  2. File dipecah menjadi blok dan didistribusikan ke jaringan
  3. Untuk mengakses, cukup minta CID — jaringan mencari node yang menyimpannya
  4. Konten diverifikasi lewat hash — tidak bisa dipalsukan

IPFS dan NFT:

NFT ERC-721 biasanya menyimpan gambar off-chain. URL metadata NFT sering mengarah ke IPFS:

  • tokenURIipfs://QmXyZ.../metadata.json
  • Metadata JSON berisi link gambar: ipfs://QmABC.../gambar.png

Ini lebih baik dari HTTP karena:

  • Tidak bergantung pada server perusahaan
  • Konten tidak bisa diubah (hash tetap sama)
  • Lebih resilient selama ada node yang menyimpan

Pinning:

IPFS tidak menjamin file disimpan selamanya — node bisa menghapus file yang tidak sering diakses (“garbage collection”). Untuk memastikan file tetap ada, perlu “pinning” — layanan seperti Pinata, NFT.storage, atau Filecoin.


Kesalahpahaman Umum

“IPFS menjamin file tersimpan selamanya.”

IPFS hanya mendistribusikan file — tidak menjamin penyimpanan. Tanpa pinning aktif, file bisa hilang dari jaringan jika tidak ada node yang menyimpannya. Banyak NFT sudah kehilangan gambar mereka karena pinning tidak dijaga.

“IPFS dan blockchain sama.”

IPFS adalah sistem file, bukan blockchain. Tidak ada konsensus, tidak ada token (kecuali Filecoin yang terpisah). IPFS menyimpan data, blockchain menyimpan state.


Kritik

Kecepatan akses IPFS bisa lambat dan tidak konsisten dibanding HTTP, terutama untuk file yang jarang diakses. Pengalaman user masih jauh dari HTTP. Gateway HTTP ke IPFS (ipfs.io, cloudflare-ipfs.com) membantu tapi menambah titik sentralisasi kembali.


Sentimen Media Sosial

“NFT gambarnya bisa hilang kalau servernya mati” — ini adalah kritik yang sering muncul. IPFS dengan proper pinning adalah jawaban yang sering diberikan. Komunitas NFT yang lebih technical menekankan pentingnya verifikasi bahwa metadata NFT disimpan di IPFS, bukan server biasa.


Istilah Terkait


Lihat Juga


Sumber