weETH adalah bentuk wrapped, non-rebasing dari eETH (liquid restaking token Ether.fi) — pola desain menggunakan standar vault ERC-4626 untuk mengkonversi liquid staking token yang rebasing (eETH, di mana saldo wallet pengguna meningkat saat yield terakumulasi) menjadi wrapped token non-rebasing (weETH, di mana saldo wallet tetap konstan tetapi exchange rate terhadap ETH meningkat seiring waktu). Perbedaan ini sangat penting untuk komposabilitas DeFi: sebagian besar protokol DeFi — termasuk Aave, Morpho Blue, Pendle, Curve, dan Balancer — dirancang untuk token non-rebasing, dan token rebasing seperti eETH memerlukan penanganan integrasi khusus yang tidak didukung oleh sebagian besar protokol.
Fakta Kunci
| Detail | Nilai |
|---|---|
| Protokol | Ether.fi |
| Pasangan token | eETH (rebasing) ↔ weETH (non-rebasing wrapped) |
| Standar | ERC-4626 (tokenized vault) |
| Konversi | 1 weETH = sejumlah eETH (meningkat seiring yield terakumulasi) |
| Underlying | ETH yang di-restake (EigenLayer) via validator Ether.fi |
| Integrasi DeFi | Aave v3 (collateral), Pendle, MorphoBlue, Curve, Balancer |
| Bridge | weETH di-bridge ke: Arbitrum, Base, Linea, Mode, Blast |
Rebasing vs. Non-Rebasing
eETH (Rebasing):
Saat yield staking ETH terakumulasi:
- Saldo wallet eETH pengguna meningkat (100 eETH → 104,5 eETH setelah setahun pada 4,5% APY)
- Harga per token tetap ~1 eETH ≈ 1 ETH
- Masalah: Protokol DeFi tidak dirancang untuk ini — akuntansi sulit, price feed mengasumsikan supply stabil
weETH (Non-Rebasing):
Saat yield staking ETH terakumulasi:
- Saldo wallet weETH pengguna tetap konstan (100 weETH → tetap 100 weETH setelah setahun)
- Tetapi exchange rate terhadap ETH meningkat (1 weETH → 1,045 ETH setelah setahun pada 4,5% APY)
- Protokol DeFi tidak masalah (saldo stabil = akuntansi mudah)
Analogi: weETH : eETH = wstETH : stETH (versi wrapped Lido)
Mekanisme ERC-4626
Hubungan ERC-4626 antara eETH dan weETH:
- Deposit eETH ke vault weETH → menerima shares weETH
- Exchange rate weETH vs. eETH meningkat setiap hari seiring yield staking + restaking terakumulasi
- Burn weETH → redeem eETH yang secara proporsional lebih banyak dari yang awalnya didepositkan
Kritik
weETH/eETH memiliki risiko slashing dari restaking EigenLayer (validator Ether.fi yang menjalankan AVS EigenLayer dapat terkena slashing jika berperilaku tidak semestinya). Risiko ini berlapis di atas risiko staking ETH biasa. LRT juga sangat korelasi dengan harga ETH.
Sentimen Media Sosial
weETH dibahas di X/Twitter dalam konteks strategi liquid restaking dan yield farming di Pendle. Di komunitas kripto Indonesia, weETH dikenal di kalangan pengguna DeFi yang aktif di Pendle dan Aave.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
- Restaking EigenLayer Dijelaskan
- Apakah Staking Ethereum Tersentralisasi?
- Tukar kripto dengan ChangeNOW
Sumber
- Ether.fi Docs (https://etherfi.gitbook.io) — dokumentasi resmi eETH, weETH, dan mekanisme restaking.
- Aave. “weETH Collateral Listing.” (https://governance.aave.com) — proposal tata kelola untuk weETH sebagai collateral Aave v3.
- Pendle Finance (https://app.pendle.finance) — pasar yield untuk weETH.