BendDAO (BEND) adalah protokol likuiditas NFT terdesentralisasi di Ethereum yang memungkinkan pemegang NFT blue-chip — BAYC, CryptoPunks, Azuki, CloneX, Doodles, dan koleksi yang disetujui lainnya — meminjam ETH menggunakan NFT mereka sebagai jaminan tanpa menjualnya, dengan rasio LTV (loan-to-value) NFT hingga 40% berdasarkan harga lantai koleksi dari oracle Chainlink, yang diluncurkan pada Maret 2022 dan menjadi protokol pinjaman NFT utama di Ethereum sebelum mengalami krisis hampir-likuidasi parah pada Agustus 2022 ketika harga lantai NFT turun drastis, menyisakan 272 BAYC dan CryptoPunks berisiko dilelang ke pasar yang tidak likuid, mendorong voting governance darurat untuk meningkatkan jendela waktu lelang dan mengurangi ambang health factor guna mencegah spiral likuidasi yang merugikan diri sendiri.
| Stat | Value |
|---|---|
| Ticker | BEND |
| Price | $0.00 |
| Market Cap | $130,947 |
| 24h Change | -0.8% |
| Circulating Supply | 4.10B BEND |
| Max Supply | 10.00B BEND |
| All-Time High | $0.13 |
| Contract (Ethereum) | 0x0d02...6218 |
Cara Kerja
- NFT sebagai jaminan — Peminjam mendepositkan NFT blue-chip yang disetujui ke smart contract BendDAO sebagai jaminan. Oracle BendDAO menghitung LTV sebagai persentase dari harga lantai koleksi NFT (biasanya 30–40% LTV). Peminjam menerima pinjaman ETH yang setara.
- Pool lending — Pemberi pinjaman ETH mendepositkan ke pool ETH BendDAO dan menerima boundETH (ETH berbunga), menghasilkan yield dari pembayaran bunga peminjam.
- Lelang likuidasi — Jika health factor NFT turun di bawah 1 (nilai pinjaman mendekati atau melebihi 95% dari nilai harga lantai), NFT masuk lelang likuidasi 48 jam. Siapa pun dapat menawar NFT tersebut.
- Fokus NFT blue-chip — BendDAO hanya menerima koleksi NFT pre-approved dengan likuiditas tinggi sebagai jaminan untuk meminimalkan risiko manipulasi oracle.
Krisis Agustus 2022
Ini adalah momen paling signifikan dalam sejarah BendDAO:
- Harga lantai BAYC jatuh dari sekitar $450.000 ekuivalen ETH menjadi ~$100.000
- 272 BAYC dan CryptoPunks dengan pinjaman BendDAO mencapai ambang likuidasi
- Risiko spiral: jika semua NFT dilelang sekaligus ke pasar yang sudah turun, harga lantai akan jatuh lebih jauh, memicu lebih banyak likuidasi
- DAO melakukan voting darurat: meningkatkan jendela waktu lelang dari 24 jam menjadi 48 jam, mengurangi ambang health factor
- Krisis dihindari — menjadi pelajaran utama tentang risiko pinjaman berbasis oracle harga lantai NFT
Kritik
- Ketergantungan oracle harga lantai: Seluruh model BendDAO bergantung pada akurasi data harga lantai NFT — yang dapat dimanipulasi atau tidak mencerminkan nilai likuidasi aktual untuk NFT individual.
- Risiko spiral likuidasi: Seperti terbukti pada Agustus 2022, likuidasi massal di pasar yang sudah turun bisa menciptakan feedback loop negatif.
- Pasar NFT yang lesu: Setelah bear market NFT 2022–2023, aktivitas pinjaman BendDAO turun signifikan seiring melemahnya permintaan leverage NFT.
Sentimen Media Sosial
- r/NFT dan r/ethereum: BendDAO dikenal sebagai protokol yang “nyaris runtuh” pada 2022 — sering dirujuk dalam diskusi tentang risiko DeFi NFT.
- X/Twitter: Tim BendDAO aktif berkomunikasi tentang update protokol dan perubahan parameter.
- Telegram (komunitas kripto Indonesia): Krisis BendDAO 2022 dibahas sebagai pelajaran tentang risiko leverage NFT — tetapi protokol itu sendiri jarang digunakan langsung oleh pengguna Indonesia.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
- NFT dan Kepemilikan dalam Gaming Dijelaskan
- Celsius dan Risiko Lending Kripto
- Tukar kripto dengan ChangeNOW
Sumber
- BendDAO — Official Site — situs resmi BendDAO.
- BendDAO Docs — dokumentasi teknis protokol pinjaman NFT.
- CoinGecko — BEND — data pasar token BEND.