Terra: Stablecoin Algoritmik LUNA/UST dan Kolaps Mei 2022

Penulis Kwon, Do; Shin, Daniel
Tahun 2019
Proyek Terra / Terraform Labs
Lisensi MIT
Sumber Resmi Terra White Paper (PDF)
Disclaimer: Halaman ini merupakan ringkasan dan analisis edukatif dari whitepaper atau makalah teknis resmi. Konten ini disajikan untuk tujuan pendidikan semata dan bukan merupakan saran investasi atau keuangan. Selalu baca dokumen asli dan lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun.

Whitepaper Terra — oleh Do Kwon (CEO Terraform Labs) dan Daniel Shin (co-founder), diterbitkan April 2019 — mendeskripsikan sistem stablecoin algoritmik di mana suplai stablecoin Terra (UST) mengembang dan menyusut melalui mekanisme seigniorage menggunakan LUNA sebagai token penyerap: ketika permintaan UST meningkat dan UST diperdagangkan di atas $1, pengguna bisa mencetak UST baru dengan membakar $1 senilai LUNA; ketika permintaan UST turun dan UST diperdagangkan di bawah $1, pengguna bisa membakar UST untuk mendapatkan $1 senilai LUNA. Mekanisme refleksif ini berhasil dalam skala kecil tetapi menciptakan death spiral ketika arus keluar UST besar-besaran menghancurkan kapitalisasi pasar LUNA secara bersamaan, memuncak dalam kolaps Terra Mei 2022 yang menghapus $40 miliar dari kapitalisasi pasar UST dan $200+ miliar dari pasar kripto yang lebih luas.

Konteks: Trilema Stablecoin

Stablecoin tradisional menghadapi trilema:

  1. Terpusat (dijamin fiat) — USDC, USDT: sederhana dan stabil tetapi disimpan oleh penerbit pusat.
  2. Terdesentralisasi overcollateralized — DAI: trustless tetapi tidak efisien modal (memerlukan $1,50 ETH untuk mencetak $1 DAI).
  3. Algoritmik — Tanpa kolateral; ekspansi/kontraksi suplai berbasis aturan murni.

Terra mencoba kategori 3: stablecoin yang didukung bukan oleh kolateral tetapi oleh aturan algoritmik dan nilai pasar token tata kelola/kolateral-nya (LUNA). Model ini disebut “seigniorage shares”.

Mekanisme Mint/Burn LUNA-UST

  • UST di atas $1,00 (ekspansi): Arbitrageur membakar $1 LUNA → mencetak 1 UST. Mereka menjual UST, mendorong harga kembali ke $1. Keuntungan: perbedaan antara $1 LUNA yang dibakar dan 1 UST yang dicetak.
  • UST di bawah $1,00 (kontraksi): Arbitrageur membakar 1 UST → mencetak $1 LUNA. Mereka menjual LUNA, mendorong harga UST kembali naik dengan mengurangi suplai.

Mekanisme ini bekerja dalam kondisi normal: asumsi kritisnya adalah kapitalisasi pasar LUNA selalu melebihi kapitalisasi pasar UST.

Anchor Protocol: Yield 20% yang Mendorong Permintaan

Anchor Protocol (diluncurkan 2021) menawarkan APY 20% untuk deposito UST — dibiayai oleh Terraform Labs. Ini mendorong permintaan UST secara artifisial dan membuat protokol kritis terhadap subsidi terus-menerus. Pada puncaknya, lebih dari 70% semua UST beredar di-deposit di Anchor. Ketika Anchor mulai memotong yield pada Mei 2022, arus keluar UST masif dimulai.

Death Spiral Mei 2022

  1. Pengguna besar mulai menjual UST (diduga dimulai dari penarikan likuiditas Curve)
  2. UST jatuh di bawah $1 → Arbitrageur membakar UST untuk mencetak LUNA
  3. Suplai LUNA melonjak → Harga LUNA jatuh
  4. Dengan harga LUNA yang lebih rendah, memulihkan peg membutuhkan mencetak LUNA lebih banyak lagi
  5. Loop umpan balik ini (hyperinflasi LUNA) tidak bisa dihentikan: dalam 3 hari, LUNA turun dari ~$80 ke hampir $0
  6. UST kehilangan peg secara permanen

Do Kwon kemudian didakwa penipuan oleh jaksa AS dan Korea, ditangkap di Montenegro pada 2023, dan akhirnya diekstradisi ke Amerika Serikat pada 2024.

Warisan

Kolaps Terra menjadi studi kasus paling terkenal tentang risiko stablecoin algoritmik, mendorong peraturan stablecoin global, dan secara permanen mengubah cara regulator memandang kripto. Ini juga menghancurkan kepercayaan pada semua stablecoin algoritmik berbasis seigniorage-shares.

Istilah Terkait

Referensi

  • Kwon, D. & Shin, D. (2019). Terra: Stability and Adoption. Terraform Labs.