Anchor Protocol (ANC) adalah protokol tabungan terdesentralisasi di blockchain Terra yang diluncurkan pada 17 Maret 2021 dan menawarkan deposan sekitar 20% yield per tahun pada UST (TerraUSD) — memposisikan dirinya sebagai “standar emas pendapatan pasif di kripto” — di mana yield tetap yang jauh melampaui bunga tabungan bank tradisional ini menjadi pendorong utama permintaan UST dan salah satu mekanisme sentral yang menopang ekosistem Terra/LUNA/UST, sebelum Anchor menjadi tidak beroperasi ketika ekosistem Terra runtuh pada Mei 2022.
Cara Kerja
Model tabungan:
- Pengguna mendepositkan UST ke Anchor
- Anchor menjanjikan ~20% APY pada deposito
- Anchor meminjamkan UST ke peminjam yang menyetor kolateral liquid staking (bLUNA, bETH)
- Reward staking dari kolateral peminjam + bunga pinjaman membiayai yield 20%
Masalah fundamental:
- Yield staking aktual (~5-8% untuk bLUNA) tidak pernah cukup mendanai 20% APY
- Perbedaan disubsidi oleh “yield reserve” Terraform Labs
- Reserve terus terkuras — pada awal 2022, reserve tinggal beberapa bulan
Peran dalam Keruntuhan Terra
Anchor adalah mesin permintaan UST. Pengguna membeli UST untuk mendepositkannya di Anchor dan mendapatkan 20% yield. Selama periode Oktober 2021 – Mei 2022, lebih dari $14 miliar UST terkunci di Anchor.
Ketika kepercayaan terhadap UST mulai goyah pada Mei 2022:
- Pengguna mulai menarik UST dari Anchor
- Untuk menukarkan UST, Terra Protocol membakar UST dan mencetak LUNA
- Semakin banyak LUNA yang dicetak, semakin turun harganya
- Harga LUNA turun → kepercayaan UST turun → lebih banyak penarikan → spiral kematian
Anchor Protocol terhenti beroperasi saat blockchain Terra dijeda pada 13 Mei 2022.
Dampak Global dan Indonesia
Keruntuhan Terra/Anchor adalah salah satu peristiwa kripto paling destruktif dalam sejarah — menghancurkan lebih dari $40 miliar nilai pasar dalam beberapa hari. Di Indonesia, banyak investor ritel yang menaruh tabungan di Anchor atau memegang LUNA/UST mengalami kerugian signifikan. Kasus ini sering dikutip sebagai peringatan tentang yield kripto yang “terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.”
Kritik
- Yield tidak berkelanjutan: 20% APY yang konsisten tidak dapat dipertahankan dari hasil aktual protokol — bergantung pada subsidi terus-menerus. Para analis memperingatkan ini sejak jauh sebelum keruntuhan.
- Skema Ponzi yang terstruktur: Banyak yang kemudian mengkarakterisasi Anchor sebagai skema yang menggunakan investor baru untuk membayar investor lama — meskipun tanpa niat kriminal yang jelas dari pendirinya.
- Do Kwon dikriminalisasi: Setelah keruntuhan, pendiri Terra Do Kwon ditangkap di Montenegro dan menghadapi dakwaan penipuan di beberapa yurisdiksi.
Sentimen Media Sosial
- r/terraluna / r/CryptoCurrency: Anchor Protocol adalah topik yang sangat emosional di komunitas crypto. Banyak yang kehilangan tabungan hidup. Thread post-mortem mengisi forum kripto sepanjang 2022-2023.
- X/Twitter: Keruntuhan Terra menjadi berita kripto terbesar 2022. Diskusi tentang Anchor sering digunakan sebagai studi kasus tentang risiko DeFi unsustainable yield.
- Telegram (komunitas kripto Indonesia): Keruntuhan Terra sangat berdampak di Indonesia. Banyak grup Telegram kripto Indonesia melaporkan anggota yang kehilangan jumlah besar di Anchor/LUNA. Menjadi pelajaran yang kuat tentang risiko kripto.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
- Mengapa Stablecoin Algoritmik Gagal
- Risiko Lending Kripto: Pelajaran dari Celsius
- Tukar kripto dengan ChangeNOW
Sumber
- Anchor Protocol — GitHub — repositori kode sumber Anchor Protocol.
- CoinGecko — ANC — data historis harga ANC.
- Rekt News — Terra Luna Collapse — analisis teknis keruntuhan Terra/Anchor.
- The Block — Anchor Protocol Explainer — penjelasan mekanisme Anchor Protocol.