Liquid Restaking

Liquid restaking adalah mekanisme DeFi yang memungkinkan pengguna Ethereum mendapatkan reward staking ETH standar dan yield tambahan dari restaking (mengamankan protokol lain melalui EigenLayer) secara bersamaan, sambil mempertahankan likuiditas melalui Liquid Restaking Token (LRT) yang dapat diperdagangkan — token yang mewakili posisi restaked dan dapat digunakan sebagai jaminan DeFi.


Masalah yang Dipecahkan

Masalah EigenLayer:

Native restaking di EigenLayer memiliki reward yang kuat — pengguna mengamankan AVS (Actively Validated Services) tambahan dan mendapatkan yield ekstra. Namun, posisi native restaking: memiliki penundaan penarikan (7+ hari), tidak memiliki representasi on-chain, dan tidak dapat digunakan sebagai jaminan DeFi.

Solusi Liquid Restaking:

  1. Pengguna menyetor ETH (atau stETH, rETH) ke protokol liquid restaking
  2. Protokol melakukan native restaking di EigenLayer atas nama pengguna
  3. Pengguna menerima LRT (misalnya weETH, ezETH) yang dapat diperdagangkan segera
  4. LRT mengakumulasi: reward staking ETH + reward AVS + poin EigenLayer/protokol
  5. LRT dapat digunakan sebagai jaminan di Aave, disediakan sebagai likuiditas di DEX, dll.

Token Liquid Restaking Utama

Protokol Token Fitur Utama
Ether.fi weETH TVL terbesar; non-kustodial; token ETHFI
Renzo ezETH Pengganda poin EigenLayer; token REZ
Swell rswETH Juga menawarkan liquid staking biasa
Puffer Finance pufETH Fokus pada validator permissionless
Kelp DAO rsETH Menerima multi-aset (stETH, ETHx, dll.)

Profil Risiko

Risiko Staking Biasa Liquid Restaking
Slashing validator Kecil (double-sign/downtime) Kecil
Slashing AVS Tidak berlaku Tambahan — jika operator AVS berperilaku salah
Risiko smart contract Satu protokol LST LRT + EigenLayer + AVS
Likuiditas Terbatas Dapat diperdagangkan (tapi bisa de-peg)

Sejarah

  • 2023 — EigenLayer diluncurkan di mainnet Ethereum, memperkenalkan konsep restaking dan mengumpulkan ratusan juta TVL dalam hitungan bulan.**
  • Akhir 2023 — Protokol liquid restaking pertama muncul, memecahkan masalah likuiditas EigenLayer.**
  • 2024 — TVL liquid restaking melebihi $15 miliar, menjadikannya salah satu kategori DeFi dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah; poin EigenLayer + poin protokol menarik miliaran dolar.**
  • 2024 — EigenLayer meluncurkan EIGEN token, mengkonversi poin menjadi token; beberapa protokol LRT juga meluncurkan token mereka.**

Kesalahpahaman Umum

“Liquid restaking hanya untuk whale dengan 32 ETH.”

Liquid restaking tidak memerlukan minimum 32 ETH. Pengguna dapat berpartisipasi dengan jumlah ETH berapa pun, menjadikannya lebih mudah diakses dibandingkan native restaking di EigenLayer langsung.

“LRT sama amannya dengan stETH biasa.”

LRT menambahkan lapisan risiko ekstra: slashing AVS lebih parah daripada slashing validator standar, risiko smart contract berlipat ganda karena ada lebih banyak protokol, dan de-peg LRT lebih mungkin terjadi karena kompleksitas yang lebih tinggi.

Kritik

  • Risiko penumpukan yang belum teruji: Liquid restaking menambah lapisan risiko on top of staking biasa — slashing dari EigenLayer AVS bisa mempengaruhi LRT yang dipegang oleh jutaan pengguna. Skenario cascade slashing dalam skala besar belum pernah terjadi, sehingga dampak sebenarnya belum diketahui.
  • Centralization pressure yang kuat: eETH (EtherFi), weETH, dan token LRT serupa mengkonsolidasikan staking ETH ke beberapa protokol besar — menciptakan risiko sistemik yang mirip dengan kekhawatiran tentang Lido. Ethereum yang terdistribusi menjadi lebih terkonsentrasi.
  • Yield yang tidak jelas sumbernya: Yield LRT sering terdiri dari ETH staking reward + EigenLayer points + restaking reward + protokol points sendiri. Banyak pengguna tidak memahami bahwa sebagian “yield” sebenarnya adalah spekulasi atas nilai points di masa depan yang belum tentu bernilai.

Sentimen Media Sosial

  • r/ethereum / r/DeFi: Liquid restaking adalah topik panas yang memecah komunitas Ethereum — antusias karena potensi yield tinggi, skeptis karena risiko centralization dan cascade yang belum terbukti. Vitalik Buterin sendiri mengekspresikan kekhawatiran tentang overloading Ethereum consensus.
  • X/Twitter: LRT dan EigenLayer mendominasi diskusi DeFi sepanjang 2023–2024. Airdrops EIGEN dan points program protokol LRT adalah topik yang sangat aktif. Kritik tentang sustainability yield juga intens.
  • Telegram (komunitas kripto Indonesia): Restaking dan LRT menarik perhatian komunitas kripto Indonesia yang canggih — terutama karena narasi “staking ETH + bonus yield dari EigenLayer.” Points farming menjadi strategi populer menjelang airdrop.

Terakhir diperbarui: 2026-04


Istilah Terkait


Lihat Juga


Sumber