USD Coin (USDC) adalah stablecoin yang dipatok 1:1 terhadap dolar AS, diterbitkan oleh Circle dan didukung oleh Coinbase melalui konsorsium Centre. USDC diposisikan sebagai stablecoin yang lebih transparan dan tunduk pada regulasi dibanding Tether (USDT), dengan cadangan yang diaudit secara rutin oleh firma akuntansi independen.
| Stat | Value |
|---|---|
| Ticker | USDC |
| Price | $1.00 |
| Market Cap | $77.58B |
| 24h Change | -0.0% |
| Circulating Supply | 77.60B USDC |
| All-Time High | $1.04 |
| Contract (Ethereum) | 0xa0b8...eb48 |
| Contract (Monad) | 0x7547...b603 |
| Contract (Moonriver) | 0xffff...ad7d |
| Contract (Sui) | 0xdba3...USDC |
| Contract (Polkadot) | 1337 |
| Contract (Xrp) | 555344...uWhE |
| Contract (Sonic) | 0x2921...8894 |
| Contract (Zksync) | 0x1d17...38d4 |
| Contract (Hedera Hashgraph) | 0.0.456858 |
| Contract (Ink) | 0x2d27...eaed |
| Contract (Unichain) | 0x078d...7ad6 |
| Contract (Xdc Network) | 0xfa29...8eb1 |
| Contract (Hyperevm) | 0xb883...630f |
| Contract (Plume Network) | 0x2223...a7af |
| Contract (Sei V2) | 0xe15f...2392 |
| Contract (Near Protocol) | 172086...33a1 |
| Contract (Base) | 0x8335...2913 |
| Contract (Algorand) | 31566704 |
| Contract (Tron) | TEkxiT...rdz8 |
| Contract (Celo) | 0xceba...118c |
| Contract (Morph L2) | 0xcfb1...372b |
| Contract (Stellar) | CCW67T...MI75 |
| Contract (World Chain) | 0x79a0...24d1 |
| Contract (Polygon Pos) | 0x3c49...3359 |
| Contract (Arbitrum One) | 0xaf88...5831 |
| Contract (Solana) | EPjFWd...Dt1v |
| Contract (Starknet) | 0x0330...35fb |
| Contract (Optimistic Ethereum) | 0x0b2c...ff85 |
| Contract (Aptos) | 0xbae2...6f3b |
| Contract (Avalanche) | 0xb97e...8a6e |
Cara Kerja
Seperti USDT, setiap USDC didukung oleh cadangan senilai $1 yang terdiri dari uang tunai dan obligasi pemerintah AS jangka pendek (US Treasury Bills). Perbedaan utama dari Tether:
- Audit bulanan oleh Grant Thornton / Deloitte — memberikan transparansi lebih tinggi
- Lisensi Money Transmitter di AS — Circle beroperasi dalam kerangka regulasi keuangan AS
- Cadangan hanya di Treasury AS dan uang tunai — tidak ada instrumen berisiko seperti commercial paper
USDC tersedia di banyak blockchain: Ethereum, Solana, Polygon, Avalanche, Arbitrum, Base, dan lainnya. Circle secara aktif mengembangkan Cross-Chain Transfer Protocol (CCTP) untuk memungkinkan transfer USDC antar blockchain tanpa wrapped token perantara.
Penggunaan utama USDC:
- DeFi — USDC adalah salah satu aset paling populer di protokol seperti Aave, Compound, dan Uniswap
- Pembayaran institusional — banyak perusahaan Web3 membayar gaji dan kontrak dalam USDC
- On/off ramp fiat — Coinbase menawarkan konversi USDC ke USD tanpa biaya
- Pasangan trading di exchange
Sejarah
USDC diluncurkan pada September 2018 oleh konsorsium Centre, yang didirikan bersama oleh Circle dan Coinbase. Sejak awal, USDC didesain sebagai stablecoin yang “lebih bersih” secara regulasi dibanding Tether.
Peristiwa penting dalam sejarah USDC:
- 2020–2021 — Booming DeFi mendorong adopsi USDC melesat. USDC menjadi pilihan utama untuk protokol DeFi yang ingin menghindari risiko Tether.
- Maret 2023 — Depeg USDC: Circle mengumumkan bahwa $3,3 miliar dari cadangan USDC tersimpan di Silicon Valley Bank (SVB) yang sedang dalam proses penutupan oleh regulator AS. USDC sempat turun ke ~$0,87 selama sepekan sebelum pulih setelah regulator AS menjamin semua simpanan SVB.
- 2023 — Circle membubarkan konsorsium Centre dan mengambil alih penuh penerbitan USDC.
- 2024 — Circle mengajukan IPO di bursa saham AS, menandai upaya menjadi perusahaan publik yang terregulasi penuh.
USDC di Indonesia
USDC tersedia di beberapa exchange Indonesia yang terdaftar Bappebti, meski adopsinya di kalangan ritel masih kalah jauh dari USDT. Penyebab utamanya:
- Jaringan Tron tidak tersedia untuk USDC — USDT TRC-20 jauh lebih murah untuk ditransfer dibanding USDC di Ethereum atau Solana
- Familiaritas — investor Indonesia sudah terbiasa dengan USDT sebagai standar de-facto
Namun di kalangan pengguna lebih canggih — terutama yang aktif di DeFi — USDC sering dipilih karena reputasi transparansi cadangannya yang lebih baik.
USDC vs USDT: Perbandingan
| Aspek | USDC | USDT |
|---|---|---|
| Penerbit | Circle | Tether Limited |
| Audit cadangan | Bulanan (independen) | Attestation terbatas |
| Market cap | ~$35B (2024) | ~$110B (2024) |
| Jaringan utama | Ethereum, Solana, dll. | Ethereum, Tron, dll. |
| Reputasi regulasi | Tinggi | Kontroversi |
| Insiden | Depeg SVB 2023 | Investigasi NYAG 2019 |
Kesalahpahaman Umum
“USDC lebih aman dari USDT dalam segala kondisi.”
Tidak selalu. Insiden SVB 2023 membuktikan bahwa USDC juga bisa depeg jika cadangannya terekspos risiko keuangan. “Lebih transparan” tidak berarti “tanpa risiko.”
“USDC dan USDT adalah hal yang sama.”
Secara fungsi serupa, tapi profil risiko, pengawasan regulasi, dan mekanismenya berbeda. Pilihan antara keduanya bergantung pada kasus penggunaan dan toleransi risiko.
Kritik
Kritik terhadap USDC sering berfokus pada sentralisasinya. Circle dapat membekukan (blacklist) alamat USDC secara sepihak atas permintaan regulator — dan ini telah dilakukan beberapa kali, termasuk terhadap kontrak smart contract yang terkait sanksi OFAC. Ini dianggap bertentangan dengan prinsip desentralisasi kripto.
Sentimen Media Sosial
Di komunitas DeFi global dan Indonesia, USDC sering dipilih karena kepercayaan pada auditnya. Insiden SVB 2023 menjadi topik panas yang mengejutkan banyak orang — “Stablecoin yang katanya paling aman ternyata bisa depeg juga.” Namun pemulihan cepat USDC setelah krisis SVB justru memperkuat kepercayaan pada mekanisme resolusi regulasinya.
Istilah Terkait
Lihat Juga
- Why Algorithmic Stablecoins Fail
- X Money, Genius Act & Elon Musk Stablecoin Conflict
- Swap crypto with ChangeNOW