Tokenized treasury adalah token blockchain yang mewakili kepemilikan utang pemerintah AS dunia nyata — biasanya T-bill (surat utang negara jangka pendek), obligasi, atau money market fund yang menyimpan sekuritas pemerintah — memberikan pengguna kripto akses ke suku bunga bebas risiko on-chain.
Mengapa Treasury Tokenisasi Penting
Dari 2022–2025, Federal Reserve AS menaikkan suku bunga secara signifikan:
- T-bill menghasilkan 4–5%+ per tahun
- Imbal hasil stablecoin DeFi runtuh pasca-2021 mendekati nol dalam banyak kasus
Ini menciptakan peluang besar: dolar on-chain tidak menghasilkan apa-apa, sementara dolar off-chain menghasilkan 4–5% di T-bill. Treasury tokenisasi menjembatani kesenjangan ini — memberikan pengguna DeFi imbal hasil tanpa harus keluar ke bank.
Penerbit Utama
| Produk | Penerbit | Rantai | Jenis Imbal Hasil |
|---|---|---|---|
| BUIDL | BlackRock + Securitize | Ethereum | Money market (T-bill) |
| USDY | Ondo Finance | Multi-rantai | T-bill jangka pendek |
| OUSG | Ondo Finance | Ethereum | BlackRock money market fund |
| FOBXX | Franklin Templeton | Stellar, Polygon | US Govt money market |
| sDAI / sUSDe | MakerDAO, Ethena | Ethereum | Sebagian didukung T-bill |
Cara Kerjanya
- Pengguna mendepositkan USDC atau USD ke penerbit (KYC diperlukan untuk sebagian besar)
- Penerbit membeli T-bill / sekuritas money market dengan USD
- Penerbit mencetak token on-chain mewakili saham pengguna
- Token kemudian:
Mengakumulasi nilai: Harga token naik seiring imbal hasil terakumulasi (mis., OUSG)
Mendistribusikan imbal hasil: Distribusi USDC berkala (mis., USDY) - Pengguna dapat menggunakan token sebagai agunan DeFi (di platform yang didukung)
Penggunaan dalam DeFi
Treasury tokenisasi menjadi agunan DeFi utama:
- Maker/Sky: OUSG dan BUIDL diterima sebagai agunan untuk DAI
- Morpho: USDY dan BUIDL digunakan dalam pool pinjaman
- Aave: Menjelajahi onboarding agunan RWA
Kritik
Sebagian besar treasury tokenisasi memerlukan KYC ketat dan terbatas pada investor terakreditasi. Pengguna kripto dari Indonesia dan pasar berkembang lainnya sering dikecualikan dari produk utama seperti BUIDL dan OUSG. Selain itu, “bebas risiko” mengacu pada risiko kredit pemerintah AS saja — risiko kustodian, risiko smart contract, dan risiko counterparty penerbit tetap ada.
Sentimen Media Sosial
Di komunitas kripto Indonesia, diskusi tokenized treasury fokus pada narasi RWA dan dominasi BlackRock dalam ekosistem. Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
Sumber
- BlackRock BUIDL Fund Overview (https://www.blackrock.com/us/individual/products/buidl) — Dana pasar uang tokenisasi BlackRock terbesar di Ethereum.
- Ondo Finance OUSG Documentation (https://docs.ondo.finance/) — Detail teknis OUSG termasuk struktur kepemilikan dan mekanisme imbal hasil.
- Franklin Templeton FOBXX Overview (https://www.franklintempleton.com/) — Dana pemerintah AS pertama yang dioperasikan on-chain.
- RWA.xyz (https://rwa.xyz/) — Data real-time pasar treasury tokenisasi termasuk TVL per penerbit.
- The Block Research: RWA in DeFi (https://www.theblock.co/) — Analisis penggunaan treasury tokenisasi sebagai agunan DeFi.