Sei adalah blockchain layer-1 yang dirancang khusus untuk trading dan aplikasi high-frequency financial. Dikembangkan oleh Sei Labs, Sei generasi pertama (v1) dibangun di atas Cosmos SDK. Sei v2 menghadirkan parallelized EVM — eksekusi EVM paralel yang diklaim sebagai EVM tercepat, memungkinkan throughput sangat tinggi sambil tetap kompatibel dengan seluruh ekosistem tooling Ethereum. SEI adalah token asli untuk gas, staking, dan governance.
| Stat | Value |
|---|---|
| Ticker | SEI |
| Price | $0.06 |
| Market Cap | $402.53M |
| 24h Change | -1.1% |
| Circulating Supply | 6.73B SEI |
| All-Time High | $1.14 |
Cara Kerja
Parallelized EVM (Sei v2):
EVM Ethereum standar memproses transaksi secara sequential. Sei v2 mengimplementasikan optimistic parallelization — semua transaksi dicoba dieksekusi secara paralel, konflik dideteksi dan di-resolved otomatis. Ini mempertahankan kompatibilitas penuh dengan smart contract Ethereum tapi dengan throughput jauh lebih tinggi.
Twin Turbo Consensus:
Sei menggunakan optimasi khusus pada Tendermint konsensus yang disebut “Twin Turbo” — kombinasi intelligent block propagation dan optimistic block processing yang menurunkan finality time ke 400ms.
Native Order Book Engine:
Sei memiliki order book matching engine native di level blockchain — memungkinkan DEX yang dibangun di Sei menggunakan order book on-chain tanpa overhead smart contract yang besar.
SeiDB:
Storage layer yang dioptimalkan untuk state-heavy financial applications — performanya lebih baik untuk akses data berulang dalam konteks trading.
Sejarah
Sei Labs didirikan 2022 oleh Jay Jog dan Jeff Feng. Testnet 2022, mainnet v1 Agustus 2023. Sei v2 dengan parallelized EVM diluncurkan 2024 — pivot besar dari Cosmos-native ke EVM-native yang memperluas addressable developer pool. Backing dari Multicoin Capital, Coinbase Ventures, dan lainnya.
Kesalahpahaman Umum
“Sei v1 dan v2 adalah blockchain yang sama.”
Sei v2 adalah upgrade signifikan yang membawa EVM compatibility. Chain yang sama tapi dengan architecture yang sangat berbeda — Sei v2 bisa disebut sebagai “paralelized EVM chain” bukan “Cosmos trading chain.”
“Sei hanya untuk high-frequency trading institusional.”
Meski dioptimalkan untuk trading, Sei adalah general-purpose blockchain yang bisa digunakan untuk aplikasi apapun. Fokus trading adalah differentiator, bukan batasan.
Kritik
Ekosistem Sei masih berkembang dan TVL lebih kecil dari L2 Ethereum atau Solana. Klaim throughput sering diukur dalam kondisi ideal yang tidak mencerminkan kondisi mainnet penuh. Persaingan dengan Injective (juga fokus trading, juga Cosmos-based) cukup langsung.
Sentimen Media Sosial
Sei menarik perhatian dengan narasi “EVM tercepat” di 2024. Di Indonesia, SEI dikenal melalui listing di exchange besar dan airdrop campaign. Parallelized EVM menjadi topik diskusi di komunitas developer Ethereum.