Securities Token (Token Sekuritas)

Securities token adalah token kripto yang diklasifikasikan sebagai sekuritas oleh otoritas regulasi keuangan. Token ini memberikan hak-hak yang serupa dengan instrumen keuangan tradisional — bagian kepemilikan (equity), klaim atas profit, dividen, atau hak suara. Karena memberikan “ekspektasi keuntungan dari upaya orang lain” (Howey Test), securities token tunduk pada regulasi sekuritas yang ketat: pendaftaran ke regulator, disclosure requirements, dan batasan investor. Ini membedakannya dari utility token (yang memberi akses ke layanan) atau governance token (yang memberi hak suara on-chain).


Cara Kerja

Howey Test:

Di AS, sebuah aset diklasifikasikan sebagai sekuritas jika memenuhi “Howey Test”:

  1. Investasi uang
  2. Dalam usaha bersama (common enterprise)
  3. Dengan ekspektasi keuntungan
  4. Terutama dari upaya orang lain

Banyak token kripto — termasuk beberapa yang dipasarkan sebagai “utility token” — berpotensi memenuhi kriteria ini menurut SEC.

Security Token Offering (STO):

Penerbitan securities token melalui proses yang mematuhi regulasi sekuritas:

  • Registrasi ke SEC (atau exemptions: Reg A+, Reg D)
  • Investor accredited atau non-accredited tergantung struktur
  • Full disclosure dan reporting kewajiban
  • Platform STO: tZERO, Securitize, Polymath

Perbedaan dengan ICO:

  • ICO (2017-2018): Sebagian besar tidak mematuhi regulasi sekuritas → SEC enforcement action
  • STO: Mematuhi regulasi sekuritas → lebih lambat, mahal, tapi legal

Kasus SEC vs Kripto:

SEC berpendapat banyak token kripto — XRP (Ripple), SOL, ADA, BNB — adalah sekuritas tidak terdaftar. Ripple vs SEC berakhir dengan keputusan bahwa XRP bukan sekuritas saat dijual ke publik (tapi bisa jadi sekuritas saat dijual institusional).


Kesalahpahaman Umum

“Token dengan utility pasti bukan sekuritas.”

Menyebut token sebagai “utility” tidak cukup untuk menghindari klasifikasi sekuritas. SEC dan regulator lain melihat substansi ekonomi, bukan label. Banyak “utility token” ICO 2017 dianggap sekuritas oleh SEC.

“Securities token hanya masalah di AS.”

Hampir semua yurisdiksi besar punya regulasi sekuritas yang serupa. MiCA di Eropa, FCA di UK, MAS di Singapura — semua punya framework untuk mengklasifikasikan token mana yang termasuk sekuritas.


Kritik

Ketidakpastian regulasi tentang klasifikasi token sebagai sekuritas menghambat inovasi. Proyek harus berinvestasi besar dalam legal compliance atau menghadapi risiko enforcement. Kurangnya kejelasan dari SEC selama bertahun-tahun dikritik keras oleh industri.


Sentimen Media Sosial

Isu securities token memanas selama 2022-2023 ketika SEC mulai agresif menegakkan aturan. “Is [token] a security?” menjadi pertanyaan yang ditakuti. Kraken, Coinbase, Binance semua mendapat tuntutan SEC terkait listing token yang dianggap sekuritas.


Istilah Terkait


Lihat Juga


Sumber