| Stat | Value |
|---|---|
| Ticker | OOKI |
| Price | $0.00 |
| Market Cap | $0.03 |
| Circulating Supply | 8.94B OOKI |
| All-Time High | $0.06 |
| Contract (Ethereum) | 0x0de0...379b |
Ooki Protocol (sebelumnya bZx Protocol) adalah platform DeFi khusus margin trading dan peminjaman di Ethereum, memungkinkan pengguna membuka posisi leveraged pada token ERC-20 atau meminjamkan aset kepada margin trader — dan mencapai ketenaran hukum ketika CFTC mengajukan tindakan penegakan hukum yang menjadi preseden terhadap Ooki DAO itu sendiri pada 2022. OOKI adalah token governance yang menggantikan BZRX melalui migrasi 10:1.
Dari bZx ke Ooki
bZx Protocol menderita beberapa eksploit flash loan pada 2020 dan 2022. Setelah rebranding ke Ooki, protokol menghadapi masalah yang jauh lebih besar: tindakan hukum CFTC.
Preseden CFTC vs. Ooki DAO
Pada September 2022, CFTC (Commodity Futures Trading Commission AS) mengajukan gugatan terhadap Ooki DAO sendiri — bukan hanya developer individual, tapi DAO sebagai entitas. Ini adalah tindakan regulasi pertama yang menargetkan DAO secara langsung sebagai entitas yang bertanggung jawab hukum.
Implikasi: anggota DAO yang memilih di governance mungkin bertanggung jawab secara hukum atas tindakan protokol. Preseden ini mengkhawatirkan seluruh ekosistem DAO DeFi.
Kritik
Ooki adalah contoh nyata risiko hukum dalam partisipasi governance DAO DeFi. Kasus CFTC menunjukkan bahwa anonimitas onchain tidak sepenuhnya melindungi peserta governance dari tanggung jawab hukum.
Sentimen Media Sosial
Kasus CFTC vs Ooki DAO banyak dibahas di komunitas DeFi dan komunitas hukum kripto di X/Twitter. Di Indonesia, kasus ini sering dijadikan referensi diskusi tentang risiko regulasi DeFi.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
Sumber
- CFTC (https://cftc.gov) — dokumen tindakan penegakan hukum resmi terhadap Ooki DAO.
- CoinGecko (https://coingecko.com/en/coins/ooki) — data pasar OOKI.
- The Defiant (https://thedefiant.io) — analisis preseden hukum CFTC vs. Ooki DAO.