Launchpad dalam ekosistem kripto adalah platform yang memfasilitasi penjualan token baru (token sale) kepada investor sebelum token tersebut tersedia di exchange publik. Launchpad menghubungkan proyek kripto baru yang membutuhkan modal dengan investor yang mencari peluang masuk awal (early access) ke proyek berpotensi tinggi, sering dengan harga lebih rendah dari harga listing.
Cara Kerja
Proses launchpad umum:
- Proyek mendaftar — tim proyek mengajukan ke launchpad; dilakukan due diligence (bervariasi tingkat kedalamannya)
- Allokasi ditentukan — berapa banyak token dijual, pada harga berapa, dan mekanisme seleksi investor
- Whitelist/lottery — investor mendaftar; slot terbatas sering diisi melalui lottery atau syarat kepemilikan token platform
- Deposit — investor yang lolos mendeposit USDT/BNB/ETH untuk mendapat alokasi token
- Token distribution — token didistribusikan (sering dengan vesting)
- Exchange listing — token listing di exchange publik; investor awal bisa jual di harga pasar
Mekanisme seleksi populer:
- Lottery — peserta memiliki peluang sama untuk mendapat alokasi
- Tiered system — pemegang lebih banyak token platform mendapat alokasi lebih besar dan prioritas
- First come first served — siapa cepat dia yang dapat (mendorong gas war)
Launchpad terkemuka:
| Platform | Chain | Token platform |
|---|---|---|
| Binance Launchpad | Multi | BNB |
| PancakeSwap IFO | BNB Chain | CAKE |
| Polkastarter | Multi-chain | POLS |
| DAO Maker | Multi | DAO |
| Seedify | BNB Chain | SFUND |
| GameFi | Multi | GAFI |
Sejarah
Launchpad modern dimulai dengan Binance Launchpad (2019), yang memfasilitasi BitTorrent (BTT) dan kemudian Fetch.ai dengan ROI ratusan persen bagi investor awal. Ini memicu eksplosif pertumbuhan launchpad — setiap chain utama kini memiliki ekosistem launchpad sendiri. Di era IDO (2020+), DEX-based launchpad menjadi dominan.
Risiko Launchpad
Proyek berkualitas rendah — tidak semua proyek di launchpad memiliki due diligence yang ketat. Banyak proyek launchpad yang akhirnya gagal atau melakukan rug pull.
FOMO-driven investing — tekanan untuk cepat memutuskan (slot terbatas, waktu terbatas) mendorong keputusan investasi tanpa riset memadai.
Vesting — token dari launchpad sering datang dengan vesting period; harga listing bisa turun sebelum Anda bisa menjual sepenuhnya.
Token platform requirement — untuk mendapat alokasi, Anda harus memegang token platform (BNB, CAKE, dll.) yang nilainya sendiri bisa berubah drastis.
Kesalahpahaman Umum
“Listing di launchpad ternama = proyek bagus.”
Launchpad terkemuka memiliki due diligence lebih baik, tapi bukan garansi. Banyak proyek yang listing di launchpad top kemudian gagal setelah hype awal mereda.
“Investasi launchpad selalu profit.”
Strategi “flip di hari listing” memang sering menguntungkan di bull market, tapi di bear market atau jika proyek tidak mendapat antusias yang cukup, harga listing bisa lebih rendah dari harga IDO.
Kritik
Launchpad sering dikritik karena menciptakan ekosistem di mana investor ritel membeli token yang sudah memiliki margin keuntungan besar untuk VC dan seed investor yang masuk jauh lebih awal. Hype sekitar “10x IDO” mengaburkan fakta bahwa pre-seed investor sudah masuk pada 0.1x dari harga IDO tersebut.
Sentimen Media Sosial
“Dapet alokasi IDO di [platform]!” adalah konten kebanggaan umum di komunitas kripto Indonesia. Tutorial cara mendaftar launchpad dan meningkatkan “tier” sangat populer. Ada komunitas yang mendedikasikan portofolio signifikan ke “stack token launchpad” untuk akses tier tertinggi. Pengalaman pahit dari IDO yang turun 90% juga banyak dibagikan sebagai pelajaran.
Istilah Terkait
Lihat Juga
- Are Points Programs Just Airdrops with Better Marketing?
- RWA Tokenization & BlackRock Explained
- Swap crypto with ChangeNOW