GDAX (Global Digital Asset Exchange) adalah platform trading profesional yang dioperasikan oleh Coinbase, diluncurkan pada Mei 2016 sebagai penerus Coinbase Exchange — dirancang untuk trader aktif yang membutuhkan charting canggih, jenis order (market, limit, stop), dan biaya lebih rendah dari antarmuka Coinbase yang berorientasi konsumen. Pada Juni 2018, Coinbase mengubah nama GDAX menjadi Coinbase Pro, yang kemudian digabungkan ke dalam Coinbase Advanced Trade pada 2023.
GDAX adalah salah satu bursa kripto AS yang paling menonjol yang diatur selama periode 2016–2018, dan paling bersejarah karena flash crash Ethereum 21 Juni 2017 — salah satu dislokasi harga single-exchange yang paling dramatis dalam sejarah kripto.
Fitur dan Struktur Biaya
GDAX menargetkan trader profesional dan market maker dengan:
- Order book penuh — limit, market, dan stop order
- Model biaya maker-taker — maker (limit order yang menambah likuiditas) membayar 0% biaya; taker membayar 0,25–0,3%
- REST dan WebSocket API untuk trading algoritmik
- Integrasi Coinbase — transfer USD instan dari akun Coinbase yang tertaut
Flash Crash Ethereum 21 Juni 2017
Pada 21 Juni 2017, harga Ethereum di GDAX jatuh dari sekitar $317,81 ke $0,10 dalam hitungan milidetik — penurunan harga sesaat 99,97% — sebelum pulih dalam hitungan detik.
Yang Terjadi:
- Satu order jual market senilai multi-juta dolar untuk ETH ditempatkan di GDAX
- Order jual mengkonsumsi semua bid yang tersedia di order book, menghancurkan harga melalui beberapa level harga
- Penurunan harga yang cepat memicu stop-loss order dari trader lain
- Kaskade stop-loss lebih lanjut menguras order book
- Margin call dipicu pada posisi berleverage, memaksa penjualan otomatis tambahan
- Harga sementara mencapai $0,10 — bid terendah yang tersisa — sebelum aliran order normal dan harga pulih
Dampak:
- Trader yang terkena margin call kehilangan posisi dengan harga yang jauh di bawah pasar
- Coinbase mengembalikan biaya trading tetapi tidak mengganti kerugian likuidasi
- Kejadian ini menyoroti risiko leverage pada bursa dengan likuiditas yang lebih tipis dibanding Bitfinex atau Bittrex pada saat itu
Garis Waktu
| Tahun | Peristiwa |
|---|---|
| Mei 2016 | GDAX diluncurkan sebagai platform trading profesional Coinbase |
| Juni 2017 | Flash crash ETH — harga turun ke $0,10 dalam milidetik |
| 2018 | Diubah nama menjadi Coinbase Pro |
| 2023 | Coinbase Pro digabungkan ke Coinbase Advanced Trade |
Kritik
GDAX/Coinbase Pro dikenang dalam sejarah kripto terutama karena flash crash yang dapat dihindari jika ada circuit breaker atau batas order yang lebih baik. Kejadian ini memunculkan diskusi tentang kebutuhan mekanisme perlindungan pasar di bursa kripto.
Sentimen Media Sosial
GDAX sekarang merupakan topik historis di komunitas kripto. Di komunitas kripto Indonesia, kisah flash crash GDAX sering dikutip sebagai contoh risiko leverage dan likuiditas tipis di kripto.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
- Bitcoin ETF 2024 Dampak Institusional
- Analisis Cadangan Bitcoin Strategis AS
- Tukar kripto dengan ChangeNOW
Sumber
- Coinbase Blog (https://www.coinbase.com/blog) — laporan pasca-insiden flash crash GDAX resmi.
- CoinDesk (https://www.coindesk.com) — liputan berita tentang flash crash Ethereum 2017.
- CoinMarketCap (https://coinmarketcap.com) — data harga historis ETH.