Penggalangan Dana Kripto dan VC

Venture capital mentransformasi penggalangan dana kripto selama 2018–2022: era ICO yang mengutamakan ritel digantikan oleh penjualan privat institusional di mana VC menerima alokasi token besar dengan diskon besar terhadap harga publik — sehingga pada 2022, peluncuran token L1 profil tinggi tipikal menampilkan 20–40% pasokan yang dialokasikan untuk investor dan tim dengan cliff 1 tahun dan vesting 3–4 tahun, sementara pembeli ritel pada hari listing membayar 5–20× lebih banyak dari yang dibayar VC, menciptakan ketegangan ekonomi yang memunculkan gerakan “fair launch” sebagai counter-narasi.


Bagaimana Proyek Kripto Menggalang Dana

Tahap Jumlah Siapa Alokasi Token Lock-up
Pre-seed $500K–$3 juta Angel investor, jaringan pendiri 2–5% Tergantung negosiasi
Seed $3–20 juta VC kripto (Paradigm, Multicoin, a16z) 15–25% Cliff 1 tahun, vesting 3–4 tahun
Series A / Private Sale $20–100 juta+ VC besar, exchange (strategis) 5–15% tambahan Cliff 1 tahun
Strategic / Ecosystem Bervariasi Exchange, mitra ekosistem Tergantung Tergantung

Instrumen Penggalangan Dana

SAFT (Simple Agreement for Future Tokens)

Instrumen penggalangan dana utama 2017–2019:

  • Investor menyediakan modal sekarang
  • Proyek menyerahkan token pada TGE (Token Generation Event)
  • Penilaian: diskon terhadap harga TGE atau harga token tetap

Mengapa SAFT dibuat:

ICO berada di bawah pengawasan SEC sebagai penawaran sekuritas yang tidak terdaftar. Kerangka SAFT berusaha berargumen bahwa kontrak awal (SAFT) adalah sekuritas (dijual hanya kepada investor terakreditasi); token akhirnya adalah utilitas.

SEC sebagian besar menolak kerangka ini dalam penegakan hukum kemudian.

SAFE + Token Warrant (Model Saat Ini)

Instrumen paling umum saat ini:

  1. Saham Ekuitas SAFE: Investor menerima saham ekuitas perusahaan
  2. Token Warrant Terpisah: Memberikan hak untuk menerima token pada TGE dengan diskon atau pada valuasi tetap

Keuntungan:

  • Memisahkan ekuitas (diatur oleh SEC) dari token (status regulasi yang lebih tidak pasti)
  • Memberikan investasi yang jelas dan dapat dilaksanakan bahkan jika token tidak pernah diluncurkan

Ekonomi VC Token

Beberapa data tentang betapa menguntungkannya VC token:

Proyek Harga VC Seed Harga Listing Multiple
Aptos (APT) ~$0,14 ~$8 ~57×
Solana (SOL, early) $0,04 $0,22–22 5×–550×
Tipikal L1 bullish $0,10–0,50 $1–5 2×–50×

VC yang masuk di seed dengan 15–25% alokasi dan lock-up 1 tahun + vesting 3 tahun memiliki built-in profitabilitas yang sangat besar — menghasilkan tekanan jual struktural saat kunci terbuka.


Fair Launch vs. VC-Backed Token

Ketegangan antara token didukung VC (“VC chains”) vs. fair launch (Hyperliquid, Floki, PEPE) mencerminkan konflik ekonomi nyata:

Aspek VC-backed Token Fair Launch Token
Sumber daya pengembangan Tinggi (didanai) Rendah (modal terbatas)
Diskon VC Besar (5–20× vs. ritel) Tidak ada
Tekanan jual Tinggi setelah cliff Minimal
Kepemilikan komunitas Lebih terdilusi Lebih terkonsentrasi di komunitas
Contoh Aptos, Sui, Starknet Hyperliquid, PEPE, Floki

Konteks Indonesia

Di Indonesia, venture capital kripto kurang menonjol sebagai ekosistem lokal dibandingkan AS atau Singapura. Namun:

  • OJK dan Bappebti telah mulai mengawasi penawaran token lebih ketat
  • Beberapa startup kripto Indonesia (terutama di DeFi dan Web3) telah menerima pendanaan dari VC kripto Singapura dan AS
  • Investor ritel Indonesia yang membeli token saat listing umumnya tidak sadar bahwa mereka membeli pada valuasi 5–20× di atas VC — memahami ini penting untuk manajemen risiko

Kritik

  • Diskon VC yang asimetris: Ritel selalu membeli harga tertinggi; VC masuk dengan diskon besar dan bisa keluar saat kunci terbuka tepat ketika antusias ritel memuncak — struktur yang secara fundamental merugikan pembeli publik.
  • Cliff dan vesting tidak cukup: Periode lock-up 1 tahun sering tidak cukup untuk menyelaraskan insentif jangka panjang; banyak proyek melihat harga runtuh segera setelah cliff VC pertama terbuka.

Sentimen Media Sosial

  • r/CryptoCurrency: Kritik terhadap “VC chains” dengan alokasi besar dan lock-up pendek adalah tema berulang; komunitas yang mendukung fair launch (PEPE, Hyperliquid) sering dibandingkan secara menguntungkan.
  • X/Twitter: Analisis tokenomics yang mengidentifikasi “cliff VC” yang akan datang sering mendapat perhatian besar; Cobie (Arthur Hayes, dll.) sering menulis tentang struktur VC token yang tidak menguntungkan ritel.
  • Telegram (komunitas kripto Indonesia): Jadwal vesting VC jarang dibahas secara mendalam di komunitas kripto Indonesia; namun, kesadaran tentang “dump VC” meningkat setelah beberapa proyek profil tinggi mengalami penjualan massal setelah cliff.

Terakhir diperbarui: 2026-04


Istilah Terkait


Lihat Juga


Sumber