Boba Network (BOBA) adalah Optimistic Rollup Layer 2 Ethereum yang diluncurkan pada 20 September 2021, diturunkan dari kode OP Stack (awalnya codebase Optimism), dikembangkan oleh Enya Inc. dan berasal dari ekosistem OMG Network (OmiseGO) — dibedakan oleh kemampuan “Hybrid Compute” yang memungkinkan smart contract Solidity melakukan panggilan ke layanan komputasi off-chain (termasuk API eksternal dan model machine learning) di tengah eksekusi, membuka akses data dunia nyata dan komputasi AI dengan cara yang tidak didukung secara native oleh rollup EVM standar.
| Stat | Value |
|---|---|
| Ticker | BOBA |
| Price | $0.02 |
| Market Cap | $11.27M |
| 24h Change | -0.5% |
| Circulating Supply | 493.60M BOBA |
| Max Supply | 500.00M BOBA |
| All-Time High | $7.93 |
| Contract (Ethereum) | 0x42bb...efbc |
| Contract (Boba) | 0xa18b...20d7 |
Cara Kerja
- Optimistic Rollup — Boba Network memproses transaksi off-chain dan memposting batch terkompresi ke Ethereum L1, mewarisi keamanan Ethereum untuk finalitas. Penarikan dari Boba ke Ethereum memerlukan jendela tantangan 7 hari (desain Optimistic Rollup standar).
- Hybrid Compute — Inovasi kunci Boba. Smart contract di Boba dapat memanggil kontrak “Turing helper” yang membuat permintaan HTTP ke layanan eksternal mana pun (API, model ML, database) dan membawa hasilnya kembali on-chain dalam eksekusi transaksi yang sama.
- Kompatibilitas EVM — Boba sepenuhnya kompatibel EVM. Developer Solidity dapat men-deploy kontrak Ethereum yang ada tanpa perubahan.
- Fast exits — Boba bermitra dengan penyedia likuiditas yang dapat segera memenuhi permintaan penarikan L2 → L1.
- Ekspansi multi-chain — Boba Network telah di-deploy tidak hanya di Ethereum L2 tetapi juga di BNB Chain dan Avalanche.
Tokenomik
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Ticker | BOBA |
| Chain | Ethereum ERC-20 (token tata kelola utama) |
| Pasokan Maks | 500.000.000 BOBA |
| Peluncuran | 20 September 2021 |
| Airdrop | 50% BOBA di-airdrop ke holder token OMG saat peluncuran |
Sejarah
- 2017: OmiseGO (OMG) — salah satu proyek L2 Ethereum paling awal, menggalang ~$25 juta melalui ICO
- 2020–06: Alchemy mengakuisisi OMG Network; Enya Inc. mulai mengembangkan OMGX
- 2021–08: Mainnet Boba Network diluncurkan (beta)
- 2021–09–20: Mainnet penuh dengan token BOBA; holder OMG menerima airdrop 1:1
- 2021–11: Fitur Hybrid Compute resmi diluncurkan
- 2022: Bear market mengurangi penggunaan L2 secara keseluruhan; Boba menghadapi persaingan dari Arbitrum dan Optimism
- 2023: OP Stack menjadi dominan; Boba mempertajam fokus pada Hybrid Compute sebagai diferensiasi
- 2024: Boba terus beroperasi; BOBA diperdagangkan jauh di bawah puncak 2021
Kritik
- Persaingan ketat: Arbitrum dan OP Mainnet mendominasi L2 Ethereum berdasarkan TVL dan aktivitas developer — Boba memiliki pangsa yang sangat kecil.
- Hybrid Compute bergantung pada kepercayaan: Memanggil layanan eksternal dari smart contract memperkenalkan titik kepercayaan terpusat — bertentangan dengan prinsip tanpa kepercayaan DeFi.
Sentimen Media Sosial
- r/OmiseGO: Komunitas OMG historis memantau Boba sebagai kelanjutan; sentimen campuran — kecewa dengan jatuhnya nilai token.
- X/Twitter: Boba kurang aktif dibandingkan pemain L2 utama; disebutkan terutama dalam konteks Hybrid Compute dan AI on-chain.
- Telegram (komunitas kripto Indonesia): BOBA dikenal di komunitas Indonesia terutama karena koneksi OmiseGO (proyek Asia Tenggara) dan airdrop ke holder OMG — kurang aktif diperdagangkan dibandingkan 2021.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
- Apakah Jaringan Layer 2 Benar-benar Terdesentralisasi?
- Apa Itu MEV di Ethereum?
- Tukar kripto dengan ChangeNOW
Sumber
- Boba Network — situs resmi dan dokumentasi Boba Network.
- CoinGecko — BOBA — data pasar token BOBA.
- Boba Docs — Hybrid Compute — dokumentasi teknis fitur Hybrid Compute Boba.