Beam adalah blockchain gaming web3 yang dibangun sebagai Avalanche Subnet — sebelumnya Merit Circle, sebuah gaming DAO besar yang memimpin gelombang beasiswa P2E (Play-to-Earn) Axie Infinity pada 2021–2022 sebelum runtuhnya pasar P2E memaksa pivot besar-besaran pada 2023: Merit Circle menjadi Beam, menggeser fokus dari beasiswa game ke membangun infrastruktur blockchain gaming — Avalanche Subnet dengan token BEAM sebagai gas native, Sphere sebagai marketplace NFT game zero-listing-fee, dan Beam SDK sebagai toolkit developer game untuk mengintegrasikan aset on-chain tanpa mengekspos kompleksitas blockchain ke pemain akhir.
Latar Belakang: Dari Merit Circle ke Beam
Merit Circle (2021–2022):
- Diluncurkan saat puncak P2E: gaming DAO yang mengumpulkan aset game (terutama Axie Infinity) dan menyewa keluar ke “scholar” (pemain) yang tidak mampu membeli NFT sendiri
- Pada puncaknya, Merit Circle memiliki ratusan scholar Axie dengan pembagian hasil
- Token MC diperdagangkan tinggi saat narasi P2E sedang panas
- Ketika Axie Infinity collaps (2022) dan P2E menurun, model beasiswa MC menjadi tidak berkelanjutan
Pivot ke Beam (2023):
- Merit Circle mengumumkan rebrand menjadi Beam
- Fokus beralih dari “mendanai pemain” ke “membangun infrastruktur gaming”
- Diluncurkan Beam Subnet (Avalanche): chain khusus gaming dengan throughput tinggi dan biaya rendah
- Token MC dikonversi ke BEAM pada rasio tertentu
Ekosistem Beam
Beam Subnet:
- Dibangun sebagai Avalanche Subnet (subnet khusus bertenaga Avalanche)
- Token gas native: BEAM
- Dirancang untuk throughput tinggi, biaya gas rendah — cocok untuk transaksi game volume tinggi
Sphere:
- Marketplace NFT game native Beam
- Zero listing fee untuk developer game — mengurangi hambatan untuk developer game kecil
- Mendukung gaming NFT dari judul game yang dibangun di Beam
Beam SDK:
- Toolkit developer game untuk mengintegrasikan fitur on-chain ke game
- Tujuan: menyembunyikan kompleksitas blockchain dari pemain akhir — pemain berinteraksi dengan aset game tanpa perlu memahami dompet kripto
BEAM Token:
- Token native Beam Subnet — digunakan untuk gas dan governance
- Dikonversi dari MC (Merit Circle) pada rasio yang ditetapkan
- Tersedia di bursa kripto Indonesia seperti Indodax dan Tokocrypto
Kritik
- Bayangan model P2E: Merit Circle sangat terkait dengan narasi P2E yang berlebihan. Rebranding ke Beam tidak menghapus asosiasi historis dengan spekulasi gaming DAO.
- Persaingan ketat: Infrastruktur gaming blockchain padat — Immutable X, Ronin, dan chain gaming lain bersaing untuk developer dan pemain yang sama.
- Adopsi game nyata: Banyak game yang diumumkan membangun di Beam masih tahap awal — tantangan nyata adalah mendapatkan game hit dengan pemain aktif.
Sentimen Media Sosial
- r/MeritCircle / r/BeamNetwork: Komunitas aktif yang mewarisi basis pemegang MC. Sentimen bervariasi tergantung kinerja harga BEAM dan peluncuran game baru.
- X/Twitter: Tim Beam aktif mendokumentasikan game baru yang bergabung ke ekosistem dan update Beam SDK.
- Telegram (komunitas kripto Indonesia): Merit Circle/Beam dikenal di kalangan pemain kripto Indonesia yang aktif di era P2E. Minat berlanjut untuk mereka yang memegangnya dari era MC.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
- NFT dan Kepemilikan dalam Gaming Dijelaskan
- Apa Itu Tokenomics Kripto?
- Tukar kripto dengan ChangeNOW
Sumber
- Beam — Official Site — situs resmi Beam gaming chain.
- CoinGecko — BEAM Gaming — data pasar token BEAM gaming.
- Merit Circle ke Beam — Pengumuman — latar belakang pivot dari Merit Circle ke Beam.