Base Fee

Base fee adalah biaya minimum yang diwajibkan secara algoritmik per unit gas yang harus dibayar transaksi untuk dimasukkan ke dalam blok Ethereum — diperkenalkan oleh EIP-1559 dalam hard fork London pada 5 Agustus 2021 — yang dibakar (dihancurkan secara permanen, dihapus dari pasokan ETH) bukan diberikan ke validator, menyesuaikan secara otomatis setiap blok berdasarkan apakah blok sebelumnya penuh 100%, penuh 50%, atau kosong, naik maksimum 12,5% per blok saat blok penuh dan turun saat kosong, menjadikan estimasi biaya gas jauh lebih dapat diprediksi sekaligus menciptakan tekanan deflasioner pada pasokan ETH selama periode aktivitas jaringan yang tinggi.


Sebelum EIP-1559 vs. Sesudah EIP-1559

Sebelum (sistem lelang harga pertama):

Pengguna menebak harga gas yang akan diterima miner. Pengguna secara sistematis membayar lebih karena tidak ada mekanisme penetapan harga yang efisien.

Sesudah (EIP-1559):

“`

Biaya Transaksi = Gas Digunakan × (Base Fee + Priority Fee)

Di mana:

Base Fee → dibakar (dihapus dari pasokan ETH)

Priority Fee (tip) → dibayarkan ke validator blok

“`

Algoritma Penyesuaian Base Fee

Base fee menyesuaikan setiap blok untuk menargetkan kepenuhan blok 50% (15 juta gas per blok 30 juta gas):

Skenario Perubahan Laju Maksimum
Blok 100% penuh (30 juta gas) Naik +12,5% per blok
Blok 50% penuh (15 juta gas) Tidak berubah 0%
Blok 0% penuh (kosong) Turun -12,5% per blok

Perubahan inkremental yang kecil ini mencegah manipulasi base fee dalam satu transaksi tetapi memungkinkan respons cepat terhadap perubahan demand yang berkelanjutan.

Pembakaran ETH dan Tekanan Deflasioner

Pembakaran base fee (bukan distribusi ke validator) menciptakan tekanan deflasioner potensial pada ETH:

  • Saat aktivitas jaringan tinggi: pembakaran ETH dapat melebihi emisi baru dari staking rewards → ETH bersifat deflasioner
  • Saat aktivitas rendah: emisi staking melebihi pembakaran → ETH sedikit inflasioner

Sejak EIP-1559 (Agustus 2021) hingga saat ini, lebih dari 4 juta ETH telah dibakar total melalui mekanisme base fee.

Relevansi untuk Indonesia

Pengguna Indonesia yang menggunakan DeFi di Ethereum mainnet langsung terpengaruh oleh base fee. Pada periode congestion tinggi (NFT mint populer, airdrop besar), base fee bisa mencapai ratusan gwei — membuat transaksi kecil tidak ekonomis. Solusinya: menggunakan L2 seperti Base, Arbitrum, atau Polygon yang mewarisi EIP-1559 tetapi dengan base fee jauh lebih rendah.


Kritik

  • Tidak langsung menguntungkan validator: Karena base fee dibakar, validator hanya mendapat priority fee. Ini mengurangi insentif validator dibandingkan sistem pre-EIP-1559 — meskipun dampaknya dianggap dapat diabaikan dalam praktiknya.
  • Masih fluktuatif: Meskipun lebih dapat diprediksi dari model sebelumnya, base fee masih bisa melonjak drastis saat congestion mendadak (NFT drops populer).

Sentimen Media Sosial

  • r/ethereum: EIP-1559 dan mekanisme pembakaran base fee sangat populer di komunitas Ethereum — pembakaran ETH dianggap positif untuk nilai jangka panjang.
  • X/Twitter: Komunitas Ethereum aktif melacak tingkat pembakaran ETH harian dan membandingkannya dengan emisi staking untuk mengukur apakah ETH deflasioner.
  • Telegram (komunitas kripto Indonesia): Base fee sering dibahas saat pengguna Indonesia mengeluh tentang biaya gas Ethereum yang mahal, terutama selama periode peak activity.

Terakhir diperbarui: 2026-04


Istilah Terkait


Lihat Juga


Sumber