Bancor adalah salah satu protokol AMM paling awal yang benar-benar berfungsi — DEX pelopor yang memperkenalkan penyediaan likuiditas satu sisi (pengguna menyetor satu token, bukan pasangan) dengan jaminan perlindungan impermanent loss (ILP) yang menjamin LP selalu keluar minimal dengan jumlah token deposit awal mereka, menggunakan token BNT sebagai mitra dagang universal di semua pool, sebelum mengalami krisis fatal pada Juni 2022 ketika crash pasar memicu lonjakan permintaan ILP yang melebihi kapasitas cadangan BNT, memaksa penangguhan ILP darurat yang menghancurkan kepercayaan pengguna, dan mendorong Bancor untuk berevolusi dengan produk Carbon Protocol.
Inovasi Historis Bancor
1. AMM Fungsional Pertama:
Bancor adalah salah satu AMM fungsional pertama sebelum Uniswap ada. Model Bancor menggunakan rumus harga bonding curve untuk memungkinkan perdagangan otomatis tanpa order book.
2. Penyediaan Likuiditas Satu Sisi:
DEX standar seperti Uniswap V2 mengharuskan LP menyetor dua token dalam pasangan (misalnya, ETH + USDC). Bancor mengizinkan LP menyetor hanya satu token (misalnya, hanya LINK) — protokol mencetak BNT yang sesuai sebagai penyeimbang likuiditas.
3. Perlindungan Impermanent Loss (ILP):
Fitur yang mendefinisikan Bancor (2020–2022):
- LP yang tetap di pool Bancor selama 100+ hari mendapat perlindungan ILP penuh
- Saat penarikan: jika LP berhak mendapat lebih dari nilai deposit mereka (karena IL), protokol Bancor mencetak BNT tambahan dan menjualnya untuk menutupi kekurangan
- Jaminan: LP selalu keluar minimal dengan jumlah token asli mereka
Arsitektur Asal
Semua pool Bancor adalah pasangan token/BNT:
- Pool LINK/BNT, pool ETH/BNT, pool USDC/BNT
- Semua swap merutekan melalui BNT: A→BNT→B (dua hop internal; pengguna melihat kutipan langsung A→B)
Krisis Juni 2022
Crash pasar Mei-Juni 2022 (keruntuhan Terra/Luna, insolvabilitas Three Arrows Capital) menyebabkan:
- Kerugian impermanent loss parah di semua pool Bancor
- Upaya penarikan massal LP → pembayaran ILP besar dalam BNT diperlukan
- Minting BNT dalam volume besar untuk ILP → inflasi BNT → harga BNT turun
- Spiral deflasioner: lebih banyak ILP diperlukan → lebih banyak BNT dicetak → harga BNT lebih rendah
16 Juni 2022: Bancor menangguhkan ILP secara darurat karena sistem terbukti bangkrut dalam kondisi pasar beruang yang parah.
Carbon Protocol
Pasca-krisis ILP, Bancor mengembangkan Carbon Protocol — AMM asimetris yang memungkinkan trader membuat kurva likuiditas kustom yang tepat sasaran alih-alih pool standar. Desain ini menghindari masalah ILP struktural sambil mempertahankan posisi Bancor di pasar AMM.
Kritik
- Kegagalan ILP: Penangguhan ILP Juni 2022 dianggap sebagai kegagalan desain fundamental — jaminan berbasis token inflasi sendiri tidak dapat dipertahankan dalam kondisi pasar bearish ekstrem.
- Kepercayaan yang rusak: Pengguna yang menaruh kepercayaan pada jaminan ILP mengalami kerugian impermanent loss yang seharusnya dilindungi. Krisis ini menjadi studi kasus risiko protokol DeFi.
Sentimen Media Sosial
- r/defi / r/bancor: Diskusi pasca-2022 didominasi oleh postmortem krisis ILP dan apakah Carbon Protocol dapat mengembalikan kepercayaan.
- X/Twitter: Tim Bancor aktif mempromosikan Carbon Protocol sebagai penerus Bancor dengan desain yang lebih berkelanjutan.
- Telegram (komunitas kripto Indonesia): Bancor jarang dibahas di komunitas Indonesia saat ini — relevansinya lebih historis daripada praktis untuk pengguna DeFi Indonesia.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
Sumber
- Bancor — Official Site — situs resmi Bancor.
- Bancor ILP Suspension Announcement — pengumuman resmi penangguhan ILP Juni 2022.
- Carbon Protocol — produk AMM generasi berikutnya dari tim Bancor.