Validium: ZK Validity Proof On-Chain dengan Data Availability Off-Chain untuk Throughput Maksimum

Penulis StarkWare Industries
Tahun 2020
Proyek Validium (StarkWare)
Lisensi Public
Sumber Resmi starkware.co (StarkEx Whitepaper)
Disclaimer: Halaman ini merupakan ringkasan dan analisis edukatif dari whitepaper atau makalah teknis resmi. Konten ini disajikan untuk tujuan pendidikan semata dan bukan merupakan saran investasi atau keuangan. Selalu baca dokumen asli dan lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun.

Validium (2020) adalah arsitektur Layer 2 yang dikembangkan oleh StarkWare Industries yang menggabungkan ZK validity proof on-chain dengan data availability off-chain. Ini berbeda dari ZK rollup murni di mana data transaksi disimpan on-chain: dalam validium, data disimpan off-chain oleh Data Availability Committee (DAC), menghasilkan throughput yang lebih tinggi dengan biaya gas yang lebih rendah, tetapi dengan trade-off keamanan data availability yang berbeda.

Perbandingan: ZK Rollup vs. Validium

Properti ZK Rollup Validium
ZK Proof (integritas) ✔ On-chain ✔ On-chain
Data transaksi On-chain (calldata) Off-chain (DAC)
Throughput ~2.000–4.000 TPS >9.000 TPS
Biaya gas Lebih tinggi Lebih rendah
Keamanan penarikan Trustless Bergantung pada DAC

Data Availability Committee (DAC)

DAC biasanya terdiri dari 8–12 entitas terpercaya (sering institusi atau perusahaan kripto mapan) yang berkomitmen untuk menyimpan data transaksi off-chain dan membuatnya tersedia jika diminta:

  • Setiap anggota DAC menandatangani setiap batch state update, mengonfirmasi mereka telah menerima dan menyimpan data
  • Smart contract L1 memverifikasi bahwa threshold DAC (misalnya, 6-dari-8) telah menandatangani setiap batch sebelum menerima pembaruan state
  • Jika DAC menolak layanan atau kehilangan data, pengguna tidak dapat membuktikan saldo mereka dan karenanya tidak dapat menarik ke L1

ZK Proof Mencegah Pencurian, Bukan Pembekuan

Ini adalah perbedaan keamanan kritis dari validium:

  • ZK proof mencegah state yang tidak valid: Operator tidak dapat mencuri dana atau membuat saldo palsu — setiap transisi state dibuktikan valid secara kriptografis
  • DAC dapat membekukan penarikan: Jika DAC menahan data (atau kehilangan data), pengguna tidak dapat membuktikan saldo mereka ke kontrak L1 dan tidak dapat menarik. Dana tidak dicuri tetapi bisa terkunci permanen.

Volition: Mode Hibrid

Volition adalah ekstensi yang memungkinkan pengguna memilih per-transaksi antara:

  • Rollup mode: Data on-chain — keamanan penuh, biaya gas lebih tinggi
  • Validium mode: Data off-chain — throughput lebih tinggi, biaya lebih rendah, bergantung pada DAC

Pengguna institusional dengan risiko lebih rendah dapat memilih validium; pengguna yang menginginkan keamanan penuh memilih rollup mode.

Deployment Produksi

  • dYdX v3: Menggunakan StarkEx validium — mencapai >1.000 perp trade/detik pada infrastruktur StarkWare
  • Immutable X: NFT mints dan transfer menggunakan validium StarkEx
  • Sorare dan rhino.fi: Platform gaming dan DeFi berbasis StarkEx validium

Catatan Realistis

  • Validium adalah trade-off yang masuk akal untuk kasus penggunaan tertentu (gaming, trading frekuensi tinggi) di mana throughput sangat penting dan pengguna bersedia mempercayai DAC.
  • Asumsi kepercayaan DAC: DAC adalah asumsi kepercayaan yang nyata. Ini menjadikan validium lebih terpusat dari ZK rollup murni. Pengguna yang mengutamakan trustlessness lebih baik menggunakan ZK rollup.

Istilah Terkait

Referensi

  • StarkWare Industries. (2020). StarkEx: A Scalability Engine for Crypto-Exchanges. starkware.co