Ondo Finance: Tokenisasi US Treasuries On-Chain dengan OUSG dan USDY

Penulis Tim Ondo Finance
Tahun 2023
Proyek Ondo Finance
Lisensi Terbuka
Sumber Resmi docs.ondo.finance
Disclaimer: Halaman ini merupakan ringkasan dan analisis edukatif dari whitepaper atau makalah teknis resmi. Konten ini disajikan untuk tujuan pendidikan semata dan bukan merupakan saran investasi atau keuangan. Selalu baca dokumen asli dan lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun.

Ondo Finance (2023) adalah protokol tingkat institusional yang mentokenisasi US Treasuries dan money market fund sebagai sekuritas digital on-chain, memungkinkan pengguna DeFi dan protokol on-chain untuk mengakses imbal hasil risk-free-rate. Didirikan oleh Nathan Allman (mantan Goldman Sachs fintech lead), Ondo adalah salah satu protokol RWA (Real World Assets) terbesar berdasarkan AUM.

Konteks: DeFi Yields vs. Risk-Free Rate

Imbal hasil DeFi (20–100%+ selama bull market) menutupi kenyataan bahwa risk-free rate AS (Federal Funds Rate) sering lebih tinggi dari imbal hasil lending DeFi selama 2022–2024. Selama kenaikan suku bunga Fed 2022–2023 (0% → 5,25%), protokol DeFi seperti Aave menawarkan imbal hasil USDC ~2–3% sementara US Treasuries jangka pendek menawarkan ~4,5–5,0%.

Ondo menciptakan jembatan antara pendapatan tetap TradFi dan DeFi: bungkus US Treasuries sebagai token on-chain sehingga pengguna DeFi dapat mengakses imbal hasil risk-free tanpa keluar dari on-chain.

Produk Utama

OUSG (Ondo US Government Bond Fund)

  • Didukung oleh dana BlackRock BUIDL (sebelumnya SHV ETF), memegang US Treasuries jangka pendek
  • Permissioned: KYC diperlukan; hanya investor terakreditasi
  • Imbal hasil: Sekitar Federal Funds Rate dikurangi biaya
  • On-chain: ERC-20 (Ethereum), juga dijembatani via Flux Finance dan Ondo Bridge
  • Minimum investasi $100.000 (untuk akreditasi)

USDY (US Dollar Yield)

  • Note tidak dijamin yang didukung oleh US Treasuries jangka pendek dan deposito bank
  • Permissioned di AS; dapat diakses secara global oleh non-warga AS
  • Mengakumulasi imbal hasil harian via mekanisme rebasing
  • Live di Ethereum, Solana, Mantle, Cosmos, Aptos, Sui
  • Tidak ada minimum investasi yang signifikan — lebih dapat diakses dari OUSG

Mekanisme Teknis

Aliran kerja dasar OUSG:

  1. Pengguna mendepositkan USDC ke kontrak Ondo on-chain
  2. Ondo mengonversi ke USD melalui jalur perbankan tradisional
  3. Dana dibeli: Ondo membeli saham BUIDL BlackRock (atau SHV ETF) dengan dana
  4. OUSG dicetak kepada pengguna, mewakili klaim proporsional atas dana
  5. NAV OUSG meningkat setiap hari saat Treasury mengakumulasi bunga
  6. Penebusan: Ondo menjual aset dan mengembalikan USDC ke pengguna (±1–2 hari kerja)

Ondo Chain

Pada 2024, Ondo mengumumkan Ondo Chain — L1 yang dibuat khusus untuk sekuritas yang ditokenisasi:

  • Memberikan settlement blockchain native untuk aset institusional (saham, obligasi, ETF)
  • Interoperabilitas dengan DeFi publik melalui bridge
  • Compliance railings untuk persyaratan regulasi
  • Validator yang diizinkan untuk memenuhi persyaratan keamanan institusional

Dampak Pasar RWA

Ondo adalah salah satu faktor utama yang menormalisasi kategori “tokenized treasuries”:

  • BlackRock BUIDL (Maret 2024): $500M+ dalam waktu 3 minggu sejak peluncuran, menggunakan Ondo sebagai mitra distribusi
  • Franklin Templeton BENJI, WisdomTree Prime, Fidelity mengikuti dengan produk tokenized treasury serupa
  • Per akhir 2024, total RWA yang ditokenisasi (terutama treasury) melebihi $5 miliar on-chain

Catatan Realistis

  • Permissioned: OUSG dan USDY memerlukan KYC/KYB — bukan DeFi yang benar-benar permissionless.
  • Risiko counterparty: Pengguna mempercayai Ondo sebagai intermediaris (custodian, transfer agen, dll.).
  • Risiko regulasi: Sekuritas yang ditokenisasi berada di bawah pengawasan regulasi yang berkembang. Perubahan regulasi dapat mempengaruhi aksesibilitas.
  • Imbal hasil bergantung pada suku bunga: Ketika Fed menurunkan suku bunga, imbal hasil OUSG/USDY turun bersama.

Warisan

Ondo menormalisasi kategori tokenized treasuries dan membuka jalan bagi BlackRock BUIDL, Franklin Templeton, dan lainnya. Ia membuktikan bahwa lembaga keuangan besar dapat bekerja secara konstruktif dengan protokol DeFi dan bahwa produk keuangan TradFi dapat dibawa on-chain dengan cara yang dapat diaudit dan dapat dikomposisikan.

Istilah Terkait

Referensi