| Penulis | Aave Companies |
|---|---|
| Tahun | 2021 |
| Proyek | Aave V3 |
| Lisensi | Business Source License 1.1 |
| Sumber Resmi | Aave V3 Technical Paper (PDF) |
Aave Protocol V3 dideskripsikan dalam technical paper 2021 oleh Aave Companies, memperluas protokol lending Aave V2 dengan empat inovasi utama: Efficiency Mode (eMode) untuk LTV hingga 97% pada aset berkorelasi, Isolation Mode untuk listing aset baru dengan risiko terisolasi, Portals untuk pergerakan likuiditas lintas-chain, dan supply/borrow caps untuk manajemen risiko granular. V3 di-deploy di Polygon, Avalanche, Optimism, dan Arbitrum pada Maret 2022, kemudian di Ethereum mainnet Januari 2023. Per 2024, Aave V3 adalah protokol lending DeFi terbesar berdasarkan TVL ($10 miliar+).
Publikasi dan Konteks
Aave V2 (Desember 2020) memperkenalkan aTokens, suku bunga stabil/variabel, dan flash loans, menjadikannya protokol lending DeFi terdepan. V3 lahir dari empat kelemahan V2:
- LTV tidak efisien: Aset berkorelasi tinggi (ETH/wstETH, USDC/USDT) menerima LTV konservatif sama dengan aset tidak berkorelasi
- Risiko listing monolitik: Aset baru berbagi pool dengan aset lama; eksploit di satu aset dapat merusak seluruh protokol
- Likuiditas terfragmentasi: DeFi telah berkembang ke multi-chain; tidak ada kerangka kerja resmi untuk pergerakan modal lintas-chain
- Tidak ada batas suplai/pinjaman: Konsentrasi depositor menimbulkan risiko yang tidak terkelola
Efficiency Mode (eMode)
eMode memungkinkan LTV yang jauh lebih tinggi untuk aset berkorelasi harga:
| Mode | Kolateral | Pinjaman | LTV Maks |
|---|---|---|---|
| Standar | wBTC | ETH | ~70% |
| eMode (ETH correlated) | wstETH | ETH | 97% |
| eMode (stablecoin) | USDC | DAI | 97% |
Kategori eMode didefinisikan oleh admin risiko (Aave DAO), masing-masing dengan LTV, liquidation threshold, dan liquidation bonus tersendiri. Pengguna memilih satu kategori eMode per posisi — meminjam dan menjaminkan hanya dalam kategori tersebut untuk memanfaatkan LTV tinggi.
Isolation Mode
Isolation Mode memungkinkan listing aset baru (long-tail atau berisiko lebih tinggi) tanpa mengekspos seluruh protokol:
- Aset dalam isolation mode hanya dapat dijaminkan sebagai kolateral tunggal (tidak dapat dikombinasikan dengan aset lain)
- Hanya stablecoin tertentu yang dapat dipinjam terhadap kolateral isolation mode
- Debt ceiling: Batas total pinjaman dalam USD ditetapkan untuk setiap aset isolation mode
Ini memungkinkan Aave DAO mendaftarkan aset baru (misalnya, token baru DeFi) dengan risiko terkontainment: dalam skenario terburuk, hanya debt ceiling yang terekspos.
Portals: Likuiditas Lintas-Chain
Portals memungkinkan pergerakan aTokens lintas-chain melalui bridge yang disetujui Aave DAO:
- Pengguna membakar aUSDC di Polygon (menarik kolateral)
- Bridge yang disetujui mint aUSDC di Ethereum
- Protokol Aave di Ethereum memverifikasi mint dan memvalidasi likuiditas
Portals dirancang untuk kompatibilitas dengan bridge besar (Connext, Hop Protocol) yang sudah diaudit. Ini memungkinkan strategi likuiditas lintas-chain tanpa menanggung biaya swap penuh.
Supply Caps dan Borrow Caps
V3 memperkenalkan batas granular per-aset:
- Supply cap: Batas total token yang dapat di-deposit ke pasar tertentu. Mencegah konsentrasi berlebihan yang menciptakan risiko likuidasi sistemik.
- Borrow cap: Batas total pinjaman beredar untuk aset tertentu. Mencegah short exposure berlebih yang dapat memanipulasi pasar.
GHO Stablecoin
Aave V3 di Ethereum menjadi fondasi untuk GHO (stablecoin over-collateralized Aave, 2023) — pengguna dapat mencetak GHO dengan mengunci kolateral di Aave V3, dengan suku bunga yang dikontrol oleh Aave DAO.
Istilah Terkait
Referensi
- Aave Companies (2021). Aave Protocol V3 Technical Paper. github.com/aave/aave-v3-core