USDC (USD Coin) adalah stablecoin berpatokan dolar AS yang diterbitkan oleh Circle Internet Financial dan diluncurkan bersama Coinbase pada 2018 — tidak seperti Tether yang berdomisili di luar AS dengan cadangan yang secara historis tidak transparan, USDC dirancang secara eksplisit untuk sistem keuangan yang diatur: cadangan disimpan di lembaga keuangan AS yang diatur, dibuktikan oleh perusahaan akuntansi Big Four (Deloitte), berlisensi sebagai bisnis layanan uang, dan terstruktur untuk kompatibel dengan undang-undang stablecoin AS di masa depan — dengan pasokan beredar sekitar $25-35 miliar (2024), USDC adalah stablecoin terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar.
Struktur Cadangan
Komposisi cadangan penuh USDC (2024):
- ~90-95%: US Treasury bill jangka pendek (disimpan dalam Circle Reserve Fund di BlackRock)
- ~5-10%: Uang tunai di bank (AS, terutama Bank of New York Mellon, Customers Bank)
- 0%: Commercial paper, kripto, atau aset non-dolar AS lainnya
- Audit: Tahunan oleh Deloitte
Krisis SVB dan Dampaknya
Timeline Maret 2023:
- 9 Maret: Bank run Silicon Valley Bank (SVB) dimulai
- 10 Maret: SVB disita oleh FDIC
- 11 Maret: Circle mengungkapkan $3,3 miliar cadangan ada di SVB; USDC mulai depeg, turun ke $0,87
- 13 Maret: FDIC mengumumkan perlindungan penuh deposan SVB
- 13 Maret: USDC kembali ke peg $1,00
Dampak pasar: Kapitalisasi pasar USDC turun dari $44 miliar menjadi $25-28 miliar pada Juni 2023; USDT mendapatkan pangsa pasar selama kelemahan USDC.
CCTP: Cross-Chain Transfer Protocol
Infrastruktur lintas-rantai Circle untuk USDC:
- Apa itu: Protokol yang memungkinkan burning USDC native di satu rantai dan minting di rantai lain
- Tanpa jembatan: CCTP membakar USDC di rantai sumber, Circle mencetak USDC baru di rantai tujuan
- Tanpa risiko bridge hack: Tidak ada aset yang terkunci untuk dicuri
- Biaya: Hanya gas (tanpa biaya bridge)
Penggunaan Utama
- Collateral DeFi: Disukai di Aave, Compound, dan MakerDAO karena cadangan yang diaudit dan status regulasi
- Perdagangan: Digunakan sebagai mata uang quote di exchange, terutama di pasar AS
- Pembayaran: API pembayaran Circle dan Coinbase Commerce mengintegrasikan USDC
- Settlement Institusional: Desain kepatuhan-pertama menarik untuk treasury perusahaan
Kritik
Kepatuhan regulasi USDC ironisnya membuat Circle lebih terekspos ke risiko perbankan tradisional. Insiden SVB membuktikan bahwa “bank regulasi AS” sebagai keunggulan dapat menjadi kelemahan ketika bank tersebut gagal. Tether yang lebih offshore justru menghindari risiko ini — meskipun dengan biaya transparansi yang lebih rendah.
Sentimen Media Sosial
USDC adalah stablecoin pilihan untuk DeFi dan penggunaan institusional di Indonesia, terutama di kalangan pengguna yang mengutamakan kepatuhan regulasi. Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
- Mengapa Stablecoin Algoritmik Gagal
- Risiko Peminjaman Kripto: Pelajaran Celsius
- Tukar kripto dengan ChangeNOW
Sumber
- Circle USDC Reserve Reports (https://www.centre.io/usdc-transparency) — Laporan transparansi cadangan USDC termasuk komposisi lengkap dan atestasi Deloitte.
- Circle CCTP Documentation (https://www.circle.com/en/cross-chain-transfer-protocol) — Dokumentasi teknis resmi Cross-Chain Transfer Protocol untuk transfer USDC antar blockchain.
- CoinGecko: USDC (https://www.coingecko.com/en/coins/usd-coin) — Data pasar historis USDC.
- NYAG vs. Tether Settlement Documents (https://ag.ny.gov/) — Konteks perbandingan: dokumen yang menggambarkan standar transparansi yang berbeda antara USDC dan Tether.
- Circle MiCA EMI License (https://www.circle.com/) — Informasi tentang lisensi EMI Circle di bawah regulasi MiCA Eropa yang menjadikan USDC stablecoin besar pertama yang patuh MiCA.