Hedera (HBAR)

Hedera adalah distributed ledger publik yang dibangun di atas algoritma konsensus Hashgraph yang ditemukan oleh Leemon Baird. Tidak seperti blockchain, Hashgraph menggunakan DAG (Directed Acyclic Graph) dengan virtual voting dan gossip-about-gossip untuk mencapai asynchronous Byzantine fault tolerance (aBFT).

Hedera dikelola oleh Hedera Governing Council — sekelompok hingga 39 organisasi global terkemuka termasuk Google, IBM, Boeing, LG Electronics, Deutsche Telekom, dan lainnya. Model tata kelola enterprise ini membuat Hedera tidak biasa di antara jaringan publik: ini secara bersamaan terdesentralisasi (transaksi permissionless) dan dikelola secara institusional.

Konsensus Hashgraph

Hashgraph menggunakan dua teknik baru:

Gossip about Gossip:

Node berkomunikasi dengan gossip: setiap node secara acak memilih node lain dan berbagi semua informasi yang diketahuinya. Tetapi Hashgraph juga mencatat “gossip about gossip” — metadata tentang siapa yang memberitahu Anda apa dan kapan.

Virtual Voting:

Menggunakan riwayat gossip, setiap node dapat secara independen menghitung apa yang akan dipilih oleh setiap node LAIN — tanpa benar-benar mengirim suara. Ini menghilangkan bandwidth komunikasi suara sepenuhnya namun tetap mencapai konsensus.

Hasil: Finalitas aBFT dalam hitungan detik dengan 10.000+ TPS — tanpa validator yang mendapat suara dari satu ke satu.

Layanan Hedera

Layanan Fungsi
HCS (Hedera Consensus Service) Timestamping pesan yang dapat dipercaya
HTS (Hedera Token Service) Penciptaan token native tanpa smart contract
HSCS (Smart Contracts) Eksekusi EVM yang kompatibel
HFS (Hedera File Service) Penyimpanan file on-chain

Dewan Tata Kelola

Hedera Governing Council memiliki hingga 39 kursi dengan masa jabatan terbatas (3 tahun maks). Keanggotaan saat ini termasuk: Google, IBM, Boeing, LG, Deutsche Telekom, Ubisoft, Standard Bank, Shinhan Bank, dan banyak lagi. Tidak ada satu anggota dewan yang memiliki kendali mayoritas.

Kritik

Model tata kelola dewan dikritik sebagai terlalu terpusat. Selain itu, paten pada algoritma hashgraph mencegah implementasi independen. Beberapa memperdebatkan apakah Hedera benar-benar “terdesentralisasi” atau hanya “didistribusikan di antara perusahaan besar”.

Sentimen Media Sosial

Di X/Twitter, komunitas HBAR aktif mendorong narasi adopsi enterprise. Di komunitas kripto Indonesia, Hedera dikenal sebagai kripto dengan kemitraan korporasi besar yang membedakannya dari kripto lain.

Terakhir diperbarui: 2026-04

Istilah Terkait

Lihat Juga

Sumber

  • Hedera (https://hedera.com) — website resmi.
  • Hedera Whitepaper (https://hedera.com/papers) — spesifikasi teknis hashgraph.
  • CoinGecko (https://www.coingecko.com/en/coins/hedera-hashgraph) — data pasar.