Gerald William Cotten adalah salah satu tokoh paling misterius dan kontroversial dalam kripto — pendiri muda QuadrigaCX, bursa kripto terbesar Kanada, yang meninggal pada 9 Desember 2018, pada usia 30 tahun di Jaipur, India, akibat komplikasi penyakit Crohn — kematiannya diduga meninggalkan C$250 juta (~$190 juta USD) dalam dana pelanggan yang tidak dapat diakses di dompet terenkripsi, memicu kebangkrutan kripto terbesar Kanada dan menimbulkan teori persisten bahwa kematiannya direkayasa.
Latar Belakang
Lahir pada 1988 di Belleville, Ontario, Cotten terlibat dalam pembayaran online sebagai remaja, menjalankan pertukaran mata uang digital di forum sebelum ikut mendirikan QuadrigaCX pada 2013 bersama Michael Patryn (kemudian terungkap sebagai Omar Dhanani, yang dihukum atas pencurian identitas). Cotten menjabat sebagai CEO tunggal, sementara QuadrigaCX tumbuh menjadi on-ramp kripto-ke-fiat dominan Kanada, memproses ratusan juta dalam volume tahunan.
Kematian di India
Pada 9 Desember 2018, Cotten meninggal di rumah sakit di Jaipur saat berbulan madu dengan istrinya Jennifer Robertson — baru saja menikah beberapa minggu sebelumnya. Akta kematiannya tidak dipublikasikan hingga 14 Januari 2019 — lima minggu kemudian — ketika QuadrigaCX mengajukan perlindungan kreditur, mengutip ketidakmampuan untuk mengakses dompet dingin yang berisi dana pelanggan.
Penipuan (Diungkap oleh Ernst & Young)
Ernst & Young (monitor yang ditunjuk pengadilan) mempublikasikan laporan forensik yang mengungkap:
- QuadrigaCX berhutang C$215 juta kepada pelanggan pada saat kematian Cotten
- Dompet dingin yang diklaim Cotten menyimpan dana pelanggan kosong atau berisi BTC yang dapat diabaikan
- Cotten menjalankan skema Ponzi: deposit Bitcoin pelanggan telah dialihkan ke enam akun pengguna palsu yang dibuat Cotten dengan nama samaran (“Seagull,” “Chris Mac”), yang digunakannya untuk melakukan trading berleverage di bursa eksternal
- QuadrigaCX secara efektif bangkrut setidaknya sejak April 2018 — 8 bulan sebelum kematian Cotten
- Penarikan pelanggan telah didanai oleh deposit baru — mekanisme Ponzi klasik
Kontroversi “Masih Hidup”
Pertanyaan persisten yang diajukan oleh penyelidik, kreditur, dan jurnalis kripto:
- Nova Scotia Medical Examiner mengkonfirmasi mereka tidak menerima permintaan untuk memeriksa jenazah — diibalsamasi dan dipulangkan dari India tanpa pengawasan pemerintah Kanada
- Pada 2019, kreditur Kanada berhasil mengajukan petisi ke pengadilan untuk menggali jenazah Cotten. Nova Scotia Medical Examiner mengkonfirmasi sisa-sisa adalah milik Cotten melalui identifikasi sidik jari
- Meski konfirmasi tubuh, RCMP (polisi federal Kanada) membuka penyelidikan pidana penuh pada 2020
Koneksi Michael Patryn
Rekan pendiri Patryn mengundurkan diri dari QuadrigaCX pada 2016. Dia kemudian muncul kembali secara publik sebagai “0xSifu” — manajer treasury pseudonim dari protokol DeFi Wonderland di Avalanche — hingga jurnalis mengungkap identitasnya pada Januari 2022, menyebabkan token Wonderland anjlok 50% dalam 24 jam.
Kritik
Kasus QuadrigaCX adalah salah satu kegagalan pengawasan bursa kripto yang paling merusak di Amerika Utara. Tidak ada audit pihak ketiga, tidak ada persyaratan proof of reserves, dan struktur kepemilikan kunci tunggal yang terpusat memungkinkan penipuan bertahun-tahun tanpa deteksi.
Sentimen Media Sosial
Di X/Twitter dan podcast kripto, kisah Gerald Cotten terus dibedah. Netflix merilis dokumenter “Trust No One: The Hunt for the Crypto King” (2022) tentang kasus ini. Di komunitas kripto Indonesia, kasus ini sering dikutip sebagai alasan pentingnya proof of reserves.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
Sumber
- Ernst & Young Report (https://documentcentre.eycan.com) — laporan forensik QuadrigaCX resmi.
- RCMP Canada (https://www.rcmp-grc.gc.ca) — penyelidikan pidana Kanada.
- Netflix (https://www.netflix.com) — dokumenter “Trust No One: The Hunt for the Crypto King.”