Dinari

Dinari adalah platform blockchain yang diregulasi yang mentokenisasi ekuitas AS dan aset keuangan tradisional lainnya sebagai dShares — token ERC-20 yang didukung 1:1 oleh saham aktual yang dibeli dan dikustodikan melalui broker-dealer berlisensi anggota FINRA — memungkinkan trading on-chain, komposabilitas DeFi, dan penyelesaian 24/7 untuk saham seperti Apple, Tesla, dan Nvidia tanpa mengharuskan pengguna membuka akun broker tradisional.

Dinari membedakan dirinya dari sebagian besar protokol RWA: ia benar-benar diregulasi. Tidak seperti protokol saham sintetis (Synthetix, Mirror Protocol yang kolaps) yang menciptakan eksposur derivatif terhadap pergerakan harga saham tanpa pernah memegang saham nyata, Dinari membeli ekuitas aktual melalui broker-dealer terdaftar dan menyimpannya dalam kustodi sebelum mencetak dShares yang setara on-chain.

Cara Kerja dShares

Proses Minting (Beli):

  1. Pengguna mendepositkan USDC ke smart contract Dinari dan menentukan ekuitas yang diinginkan (misalnya dShares $AAPL)
  2. Sistem Dinari mengantrekan ini sebagai order pembelian saham nyata
  3. Broker-dealer mitra Dinari mengeksekusi pembelian saham nyata di NYSE/Nasdaq selama jam pasar AS
  4. Saham ditempatkan di akun kustodi
  5. Setelah konfirmasi kustodi diterima, dShares $AAPL yang setara dicetak dan dikirim ke wallet pengguna

Catatan penting: Order yang ditempatkan di luar jam pasar AS (setelah jam 4 PM ET, akhir pekan, hari libur) dijalankan ketika pasar buka. Ada penundaan antara deposit USDC dan penerimaan dShare — berbeda dari swap DEX yang menetap dalam satu blok.

Proses Redeem (Jual):

  1. Pengguna mengirim dShares ke contract → saham dasar dijual
  2. Setelah penyelesaian (T+1 atau T+2), USDC dikirim ke wallet pengguna
  3. dShares yang ditebus dibakar

Corporate actions: Dividen dan pemecahan saham pada saham dasar diteruskan ke pemegang dShare via distribusi USDC tambahan atau jumlah saham yang disesuaikan.

Status Regulasi

  • Agen transfer terdaftar SEC
  • Broker-dealer anggota FINRA dalam rantai kustodi
  • Pendekatan ini membedakan Dinari dari protokol RWA yang beroperasi di area abu-abu regulasi

Fakta Kunci

  • Didirikan: 2021, berbasis di AS
  • Aset yang didukung: Ekuitas AS (S&P 500, Nasdaq) + ETF
  • Standard token: ERC-20 (di Arbitrum, Base, dan chain EVM lainnya)
  • Pendanaan: Seed round $7,5 juta (Blockchain Capital, Hack VC)

Kritik

Dinari dikritik karena keterbatasan yang datang bersama regulasi: tidak ada short selling, margin, atau pinjaman dShares di venue yang tidak diregulasi. Trading hanya mungkin selama jam pasar AS untuk penyelesaian aktual. Tidak tersedia untuk pengguna dari yurisdiksi tertentu. Ada juga pertanyaan apakah keuntungan DeFi (komposabilitas, 24/7) benar-benar sebanding untuk saham yang harganya sendiri hanya bergerak selama jam pasar.

Sentimen Media Sosial

Dinari mendapat perhatian signifikan dalam diskusi RWA di X/Twitter dan komunitas DeFi pada 2023-2024 sebagai contoh RWA yang benar-benar berhasil menavigasi regulasi. Di r/defi, dShares dipandang sebagai arah masa depan yang menjanjikan untuk tokenisasi aset tradisional. Di komunitas kripto Indonesia, Dinari dikenal di kalangan penggemar RWA yang tertarik pada tokenisasi saham.

Terakhir diperbarui: 2026-04

Istilah Terkait

Lihat Juga

Sumber

  • Dinari (https://dinari.com) — portal resmi platform Dinari.
  • Dinari Documentation (https://docs.dinari.com) — dokumentasi teknis dShares dan cara kerja.
  • CoinDesk. “Dinari Raises $7.5M for Tokenized Stock Platform.” (https://www.coindesk.com/business/2023/04/19/dinari-raises-7-5m-to-bring-real-world-stocks-on-chain/) — detail pendanaan dan model bisnis.