Circle adalah perusahaan fintech berbasis AS yang didirikan pada 2013 oleh Jeremy Allaire dan Sean Neville, paling dikenal sebagai penerbit USDC — salah satu stablecoin terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar (~$44 miliar pada 2025) — yang memposisikan dirinya sebagai infrastruktur keuangan terregulasi untuk internet, beroperasi sebagai money transmitter berlisensi dan tunduk pada pengawasan keuangan AS, menjadikannya salah satu entitas paling kredibel secara institusional dalam industri kripto.
USDC
USDC (USD Coin) adalah produk unggulan Circle: stablecoin berbasis fiat yang dipatok 1:1 dengan dolar AS. Setiap USDC didukung oleh cadangan yang dipegang dalam bentuk uang tunai dan surat berharga Perbendaharaan AS jangka pendek, dengan atestasi bulanan yang diterbitkan oleh auditor eksternal. Ini menjadikan USDC stablecoin fully-reserved — berbeda dari stablecoin algoritmik seperti UST yang kini sudah tidak ada dan stablecoin collateralized-debt seperti DAI.
USDC diluncurkan pada 2018 sebagai proyek bersama antara Circle dan Coinbase di bawah Centre Consortium. Pada 2023, konsorsium dibubarkan dan Circle mengambil kepemilikan penuh USDC. USDC tersedia secara native di lebih dari selusin blockchain termasuk Ethereum, Solana, Avalanche, dan Base.
Relevansi di Indonesia: USDC dapat dibeli melalui exchange kripto internasional yang beroperasi di Indonesia seperti Indodax, Tokocrypto, dan Pintu. Trader Indonesia sering menggunakan USDC sebagai “safe haven” selama volatilitas pasar kripto.
Cross-Chain Transfer Protocol (CCTP)
Circle mengembangkan Cross-Chain Transfer Protocol — mekanisme burn-and-mint native yang memungkinkan USDC bergerak antar blockchain yang didukung tanpa wrapping. Alih-alih mengunci token di satu chain dan menerbitkan versi sintetis di chain lain (seperti bridge tradisional), CCTP membakar USDC di chain sumber dan mencetak USDC baru di chain tujuan, dengan layanan atestasi Circle yang mengotorisasi setiap transfer.
Posisi Regulasi
Circle secara konsisten mengejar kepatuhan regulasi sebagai keunggulan strategis:
- Memegang lisensi money transmitter di berbagai negara bagian AS dan internasional
- Mempertahankan cadangan di lembaga keuangan AS yang terregulasi
- Vokal mendukung legislasi stablecoin
- Akhirnya go public pada 2024 (setelah gagal melalui SPAC pada 2022)
Sisi negatifnya: Circle memiliki kemampuan teknis untuk membekukan dan memblokir alamat USDC, yang dilakukan sebagai respons terhadap permintaan penegak hukum, perintah pengadilan, dan kepatuhan sanksi. Para kritikus mencatat ini menjadikan USDC aset yang terpermisi di lapisan dasarnya.
Model Bisnis
Pendapatan Circle terutama dihasilkan dari yield pada cadangan USDC — bunga yang diperoleh dari surat berharga Perbendaharaan yang mendukung setiap dolar USDC yang beredar. Dalam lingkungan suku bunga tinggi, ini menjadi bisnis yang substansial: dengan puluhan miliar USDC beredar, bahkan yield moderat diterjemahkan menjadi ratusan juta dalam pendapatan tahunan.
Circle vs. Tether
| USDC (Circle) | USDT (Tether) | |
|---|---|---|
| Transparansi | Atestasi bulanan, cadangan diaudit | Historis tidak transparan; membaik |
| Status regulasi | Money transmitter berlisensi AS | Offshore (BVI/Cayman) |
| Backing | Uang tunai + Surat Berharga AS jangka pendek | Campuran (pinjaman, BTC, Surat Berharga) |
| Market cap (2025) | ~$44 miliar | ~$140 miliar |
Tether memegang pangsa pasar yang jauh lebih besar meski memiliki transparansi regulasi yang lebih rendah — terutama karena mendominasi pasar kripto awal dan tetap dominan dalam perdagangan peer-to-peer dan emerging market.
Kritik
- Kemampuan pembekuan: USDC dapat dibekukan oleh Circle atas permintaan penegak hukum. Ini bertentangan dengan prinsip censorship-resistance yang dihargai banyak pengguna kripto.
- Krisis SVB 2023: USDC sempat kehilangan peg menjadi ~$0,87 setelah diketahui $3,3 miliar cadangan Circle terjebak di Silicon Valley Bank selama krisis perbankan Maret 2023 — memperlihatkan risiko counterparty yang melekat bahkan pada stablecoin yang didukung penuh.
Sentimen Media Sosial
- r/CryptoCurrency: USDC dianggap sebagai alternatif yang lebih transparan dan dapat dipercaya dibanding USDT; depeg SVB 2023 dibahas sebagai “ketakutan satu hari” yang terselesaikan; Circle dipandang positif.
- X/Twitter: Circle aktif di kebijakan regulasi stablecoin AS; Jeremy Allaire sering berbicara tentang legislasi stablecoin dan masa depan dolar digital.
- Telegram (komunitas kripto Indonesia): USDC banyak digunakan oleh trader Indonesia untuk memindahkan nilai antar exchange dengan biaya rendah; lebih populer di kalangan trader yang menghargai transparansi regulasi; Bappebti telah mengizinkan USDC diperdagangkan di exchange kripto Indonesia.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
- Mengapa Stablecoin Algoritmik Gagal
- RWA Tokenisasi: BlackRock Dijelaskan
- Tukar kripto dengan ChangeNOW
Sumber
- Circle Website — situs resmi dengan informasi produk dan laporan cadangan USDC.
- USDC Reserve Reports — atestasi bulanan cadangan USDC.
- Jeremy Allaire on X/Twitter (@jerallaire) — co-founder dan CEO Circle.
- Circle IPO Prospectus (2024) — pengajuan SEC saat Circle go public.