Bitfinex

Bitfinex adalah exchange kripto yang didirikan pada 2012, dioperasikan oleh iFinex Inc. (terdaftar di British Virgin Islands) — yang selama sebagian besar 2014–2018 merupakan exchange Bitcoin terbesar di dunia berdasarkan volume — tidak dapat dipisahkan dari Tether (USDT) karena keduanya dioperasikan oleh iFinex, dan hubungan Bitfinex-Tether telah menjadi subjek investigasi regulasi besar, tuntutan hukum, dan penelitian akademis, serta memelopori pendanaan margin peer-to-peer di mana pengguna meminjamkan dana ke trader lain dengan suku bunga mengambang.


Sejarah Kunci

Tahun Peristiwa
2012 Didirikan oleh Raphael Nicolle di Hong Kong; salah satu exchange pertama dengan alat trading canggih
2014 Wells Fargo menyediakan perbankan USD; volume tumbuh substansial; melampaui Mt. Gox pasca-runtuhnya
2015 Hack pertama: $1,5 juta BTC dicuri dari hot wallet
2016 Hack besar: 119.754 BTC dicuri (~$72 juta saat itu; ~$7 miliar+ pada harga kemudian). Bitfinex menerbitkan “token BFX” kepada pengguna yang terdampak; membakar semua token BFX dalam 8 bulan
2019 Investigasi NYAG mengungkap Bitfinex meminjam $850 juta dari cadangan Tether untuk menutupi dana pelanggan yang hilang; token LEO diluncurkan untuk mengumpulkan $1 miliar
2021 DOJ AS mengumumkan penyitaan 94.636 BTC terkait hack 2016
2022 Pasangan Ilya Lichtenstein dan Heather Morgan ditangkap sebagai dugaan peretas
2025 BTC yang dipulihkan dari hack 2016 sebagian dikembalikan ke pelanggan

Hack 2016

Hack Bitfinex adalah salah satu peristiwa paling konsekuensial dalam sejarah kripto:

  • Apa yang terjadi: Penyerang mengeksploitasi implementasi wallet multi-sig BitGo untuk mencuri 119.754 BTC
  • Respons: Alih-alih tutup, Bitfinex mensosialisasi kerugian — menyebarkan kerugian ke semua pengguna (~haircut 36% di semua akun) dan menerbitkan token BFX sebagai IOU
  • Pemulihan: Bitfinex membeli kembali SEMUA token BFX dalam 8 bulan pada nilai nominal $1 — pengguna dikompensasi penuh

Token LEO

Saat investigasi NYAG mengungkap Bitfinex meminjam $850 juta dari Tether, Bitfinex meluncurkan UNUS SED LEO (LEO) pada 2019:

  • Bitfinex berkomitmen membeli kembali LEO bulanan menggunakan ≥27% pendapatan kotor
  • Pemegang LEO mendapatkan diskon biaya trading
  • Model deflasi yang secara sistematis mengurangi pasokan

Kritik

  • Hubungan Tether yang tidak transparan: Koneksi antara Bitfinex dan Tether menciptakan konflik kepentingan potensial — Tether dapat mencetak USDT untuk mendukung operasi Bitfinex (investigasi NYAG mengkonfirmasi hal ini terjadi).
  • Kurang dapat diakses pengguna ritel: Bitfinex semakin sulit diakses oleh pengguna ritel AS — geo-blocking dan persyaratan verifikasi yang ketat menjadikannya terutama platform institusional.
  • Yurisdiksi tidak jelas: Pendaftaran di British Virgin Islands dan perpindahan kantor pusat berulang menciptakan ketidakpastian regulasi.

Sentimen Media Sosial

  • r/CryptoCurrency: Bitfinex sering dikutip dalam diskusi tentang risiko exchange terpusat dan hubungan Tether.
  • X/Twitter: Diikuti oleh trader institusional dan analis yang memantau data posisi margin besar Bitfinex sebagai indikator sentimen.
  • Telegram (komunitas kripto Indonesia): Kurang digunakan langsung di Indonesia — pengguna kripto Indonesia umumnya menggunakan exchange yang sesuai regulasi Bappebti seperti Indodax, Tokocrypto, atau Pintu.

Terakhir diperbarui: 2026-04


Istilah Terkait


Lihat Juga


Sumber