Backrunning adalah strategi MEV (maximal extractable value) di mana bot searcher mendeteksi transaksi pending di mempool yang akan menciptakan ketidaksesuaian harga, lalu mengirimkan transaksinya sendiri dengan biaya gas sedikit lebih tinggi agar dieksekusi tepat setelah transaksi target — menangkap peluang arbitrase yang diciptakan transaksi pertama tanpa merugikan eksekusi transaksi asli, menjadikannya bentuk MEV paling jinak dibandingkan frontrunning atau sandwich attack.
Cara Kerja Backrunning
Skenario arbitrase DEX klasik:
- Perdagangan besar terdeteksi: Transaksi pending menukar $2 juta USDC → ETH di Uniswap V3, mendorong harga ETH/USDC di pool tersebut di atas harga pasar global.
- Ketidaksesuaian harga terbentuk: Setelah perdagangan besar dieksekusi, Uniswap akan memiliki ETH seharga $3.200 sementara Binance menunjukkan $3.100 — selisih $100.
- Backrunner bertindak: Searcher mengirimkan transaksi yang membeli ETH murah dari sumber lain dan menjualnya ke pool Uniswap yang kini overpriced, meraup selisih.
- Posisi: Transaksi backrunner ditempatkan setelah transaksi target menggunakan priority gas atau bundle PBS/MEV-Boost.
- Pasar kembali seimbang: Harga Uniswap dipulihkan ke harga global melalui arbitrase.
Korban (pengirim perdagangan besar) tidak mengalami eksekusi yang lebih buruk dari yang seharusnya.
Perbandingan dengan Strategi MEV Lain
| Strategi | Urutan Transaksi | Dampak pada Korban | Mekanisme |
|---|---|---|---|
| Frontrunning | Sebelum korban | Buruk: harga lebih buruk | Menyalin perdagangan korban, eksekusi lebih dulu |
| Backrunning | Setelah korban | Netral: tidak ada dampak | Profit dari ketidaksesuaian harga yang korban ciptakan |
| Sandwich attack | Sebelum DAN setelah | Buruk: harga jauh lebih buruk | Frontrun + backrun korban secara bersamaan |
Backrunning adalah satu-satunya dari ketiganya yang tidak langsung merugikan orang yang di-backrun.
Mengapa Backrunning Dianggap Positif
Backrunning membantu menjaga efisiensi pasar:
- Setelah perdagangan besar menggerakkan harga, backrunner memulihkan keseimbangan harga antar DEX.
- Ini mengurangi biaya slippage untuk trader berikutnya yang menggunakan pool yang sama.
- Backrunner bersaing satu sama lain, mendorong efisiensi pasar.
Relevansi untuk Indonesia
Trader DeFi Indonesia yang menggunakan DEX besar (Uniswap, PancakeSwap) mungkin tanpa sadar men-trigger backrunning jika mereka melakukan perdagangan besar. Penting untuk memahami bahwa tidak seperti sandwich attack, backrunning tidak mengakibatkan slippage yang lebih buruk untuk trader tersebut.
Kritik
- Batas tipis dengan frontrunning: Dalam praktiknya, searcher yang sama sering menjalankan backrunning dan frontrunning — batas etisnya tidak selalu jelas.
- Gas war: Kompetisi backrunner bisa menyebabkan “gas war” di mana bot bersaing dengan menaikkan biaya gas, meningkatkan biaya jaringan secara keseluruhan.
- Kompleksitas MEV: Bahkan bentuk MEV “jinak” mempersulit ekosistem bagi pengguna biasa yang tidak memahami mekanisme ini.
Sentimen Media Sosial
- r/ethereum / r/defi: Backrunning umumnya dianggap lebih dapat diterima secara etis daripada frontrunning atau sandwich attack. Flashbots membantu mengintegrasikan backrunning ke sistem yang lebih efisien.
- X/Twitter: Peneliti MEV aktif mendokumentasikan strategi backrunning dan dampaknya pada efisiensi pasar.
- Telegram (komunitas kripto Indonesia): MEV secara umum jarang dibahas secara mendalam di komunitas Indonesia. Backrunning lebih relevan untuk developer DeFi daripada pengguna biasa.
Terakhir diperbarui: 2026-04
Istilah Terkait
Lihat Juga
Sumber
- Flashbots — MEV Research — riset MEV dari Flashbots termasuk backrunning.
- Ethereum Docs — MEV — dokumentasi resmi Ethereum tentang MEV.
- EigenPhi — MEV Analytics — analitik MEV on-chain termasuk backrunning.