AMM (Automated Market Maker)

Automated Market Maker (AMM) adalah mekanisme decentralized exchange (DEX) yang menetapkan harga aset secara algoritmik menggunakan formula matematika daripada mencocokkan pembeli dan penjual melalui order book — pengguna berdagang melawan pool token bersama yang disetor oleh penyedia likuiditas (LP), yang mendapatkan biaya persentase dari setiap transaksi — dan AMM adalah primitif fundamental perdagangan DeFi yang menjadi dasar Uniswap, Curve, Balancer, dan sebagian besar DEX.


Masalah yang Diselesaikan AMM

Order book tradisional memerlukan market maker aktif yang mengutip harga beli dan jual. Dalam kripto, dua masalah muncul:

  1. Smart contract tidak dapat menjalankan algoritma high-frequency yang diperlukan untuk market making profesional
  2. Token baru tidak memiliki market maker yang mau mengutip harganya

AMM menggantikan market maker manusia dengan algoritma. Siapa pun dapat menyediakan likuiditas; siapa pun dapat berdagang — tanpa perantara, tanpa izin.

Formula Constant Product (x·y = k)

Uniswap mempopulerkan formula constant product — masih desain AMM yang paling banyak digunakan:

“`

x · y = k

“`

Di mana:

  • x = jumlah Token A dalam pool
  • y = jumlah Token B dalam pool
  • k = konstanta (tidak berubah)

Contoh:

  • Pool ETH/USDC berisi 100 ETH dan 200.000 USDC → k = 20.000.000
  • Seseorang membeli 1 ETH: mereka menambahkan USDC, mengeluarkan ETH
  • Harga bergerak sesuai perubahan rasio x/y
  • k selalu tetap (dikecualikan biaya)

Slippage: Semakin besar pembelian relatif terhadap pool, semakin besar slippage (harga rata-rata yang dibayar lebih tinggi dari harga spot awal).

Penyedia Likuiditas (LP)

LP menyetor pasangan token ke pool (misalnya ETH + USDC dalam rasio 50/50) dan mendapat:

  • Bagian biaya setiap swap (biasanya 0.3% di Uniswap v2)
  • Token LP yang mewakili kepemilikan mereka di pool

Risiko LP: Impermanent Loss

Jika harga token dalam pool bergerak signifikan, LP mungkin mendapatkan lebih sedikit nilai total saat menarik dibanding jika hanya menyimpan token. Ini disebut “impermanent loss” karena kerugian hanya terwujud saat LP menarik likuiditas.

Jenis AMM Utama

Jenis AMM Formula Contoh Terbaik Untuk
Constant Product x·y = k Uniswap V2 Pasangan token umum
Concentrated Liquidity x·y = k dalam range Uniswap V3 LP aktif yang efisien modal
StableSwap Hibrid (Curve) Curve Finance Stablecoin / aset pegged
Weighted Pools Rasio bobot fleksibel Balancer Eksposur portofolio kustom

Kritik

  • Impermanent loss: Penyedia likuiditas berisiko mendapatkan return lebih rendah dari strategi hold-only jika harga token divergen. Dalam kondisi pasar volatile, impermanent loss bisa signifikan.
  • MEV dan sandwich attack: Trader MEV dapat “sandwich” transaksi AMM besar — membeli sebelum transaksi besar dan menjual setelahnya — merugikan trader target.
  • Inefisiensi modal (Uniswap V2): Formula constant product menyebarkan likuiditas di semua harga 0 hingga ∞ — sebagian besar kapital nganggur di harga yang tidak pernah dicapai.

Sentimen Media Sosial

  • r/DeFi / r/uniswap: AMM adalah topik inti komunitas DeFi. Diskusi berkisar dari edukasi dasar hingga debat mendalam tentang desain AMM optimal.
  • X/Twitter: AMM adalah topik fondasi DeFi yang sering muncul dalam thread edukasi. Banyak “DeFi educator” membangun audiens dari penjelasan AMM.
  • Telegram (komunitas kripto Indonesia): AMM semakin dipahami oleh komunitas kripto Indonesia yang lebih teknis. PancakeSwap di BNB Chain adalah antarmuka AMM paling familiar di Indonesia.

Terakhir diperbarui: 2026-04


Istilah Terkait


Lihat Juga


Sumber