Aave (AAVE)

Aave (AAVE) adalah protokol lending dan borrowing terdesentralisasi terbesar di DeFi berdasarkan Total Value Locked (TVL), memungkinkan pengguna menyimpan aset kripto untuk mendapat bunga atau meminjam aset kripto dengan agunan melalui smart contract tanpa pihak ketiga. Diluncurkan pada 2020 (sebelumnya ETHLend sejak 2017), Aave memelopori flash loan dan kini beroperasi di Ethereum, Polygon, Avalanche, Arbitrum, dan jaringan lain. AAVE adalah token governance yang memberi pemegang hak suara pada parameter risiko, listing aset baru, dan pengeluaran treasury Aave DAO.


Stat Value
Ticker AAVE
Price $93.97
Market Cap $1.43B
24h Change +2.1%
Circulating Supply 15.18M AAVE
Max Supply 16.00M AAVE
All-Time High $661.69
Contract (Ethereum) 0x7fc6...dae9
Contract (Solana) AavE1k...Dfc1
Contract (Base) 0x6370...814b
Contract (Hydration) asset_...0624
Contract (Harmony Shard 0) 0xcf32...b40f
Contract (Huobi Token) 0x202b...bb25
Contract (Fantom) 0x6a07...993b
Contract (Near Protocol) 7fc665...near
Contract (Energi) 0xa7f2...049a
Contract (Sora) 0x0091...ba36
Contract (Polygon Pos) 0xd6df...c90b
Contract (Binance Smart Chain) 0xfb61...f802
Contract (Arbitrum One) 0xba5d...7196
Contract (Optimistic Ethereum) 0x76fb...9278
Contract (Avalanche) 0x63a7...86d9

via ChangeNow · T&CsPrice data from CoinGecko as of 2026-05-03. Not financial advice.

Cara Kerja

Supply dan Borrow:

  • Supplier: Deposit kripto ke Aave → terima aToken (misal: deposit ETH → terima aETH) yang otomatis terakumulasi bunga
  • Borrower: Deposit collateral → borrow aset lain sampai batas tertentu (LTV = Loan-to-Value ratio)

Over-Collateralization:

Aave mengharuskan collateral melebihi nilai pinjaman. Misal: deposit ETH senilai $150 untuk meminjam USDC senilai $100. Ini mencegah default tapi membatasi capital efficiency.

Liquidation:

Jika nilai collateral turun terlalu jauh (health factor < 1), posisi akan dilikuidasi — collateral dijual untuk melunasi pinjaman. Aave membayar liquidator bonus (liquidation incentive).

Flash Loans:

Aave memelopori flash loan — pinjaman tanpa collateral yang harus dikembalikan dalam satu transaksi atomik. Digunakan untuk arbitrage, collateral swaps, dan self-liquidation.

Variable dan Stable Rate:

Borrower bisa memilih bunga variable (mengikuti pasar) atau stable (lebih predictable tapi biasanya lebih tinggi). Stable rate bisa berubah dalam kondisi ekstrem.


Sejarah

  • 2017 — Stani Kulechov meluncurkan ETHLend, platform peer-to-peer lending di Ethereum, menghimpun $16,2 juta dalam ICO.
  • 2018 — ETHLend rebrand menjadi Aave (kata Finlandia untuk “hantu”), beralih dari model P2P ke model pooled liquidity.
  • Januari 2020 — Aave V1 diluncurkan, memperkenalkan flash loan — inovasi pertama di dunia DeFi.
  • Oktober 2020 — Token LEND bermigrasi ke AAVE dengan rasio 100:1, bersamaan dengan peluncuran Aave V2 yang menghadirkan credit delegation dan tokenomics yang lebih baik.
  • 2021 — Aave menjadi protokol DeFi lending terbesar berdasarkan TVL, dengan deposit puncak di atas $20 miliar. Ekspansi ke Polygon dan Avalanche dimulai.
  • 2022 — Aave V3 diluncurkan dengan fitur isolation mode, efficiency mode (eMode), dan Portal untuk likuiditas lintas-chain.
  • Juli 2023 — GHO stablecoin diluncurkan di mainnet Ethereum. Awalnya sempat di bawah peg $1 sebelum akhirnya stabil.
  • 2024–2025 — Aave V3 menjadi versi dominan di semua chain; Aave DAO mengusulkan peningkatan revenue sharing untuk staker AAVE.

Kesalahpahaman Umum

  • “Menyimpan di Aave seperti deposito bank, aman.” Aave memiliki risiko smart contract, risiko likuiditas, dan risiko oracle. Ini bukan setara deposito bank bergaransi pemerintah. Bank run di DeFi bisa terjadi dan beberapa protokol serupa pernah gagal total.
  • “Flash loan hanya digunakan untuk exploit.” Flash loan banyak digunakan untuk hal legitimate: arbitrage, debt refinancing, collateral swap, dan self-liquidation untuk menghindari penalti. Memang juga pernah dipakai sebagai alat dalam beberapa serangan DeFi, tapi bukan tujuan utamanya.
  • “Staking AAVE di Safety Module pasti untung.” AAVE yang di-stake bisa di-slash hingga 30% jika terjadi shortfall event (defisit protokol). Yield yang diberikan mengkompensasi risiko nyata ini, bukan risk-free yield.
  • “GHO bersaing langsung dengan USDC/USDT.” GHO adalah stablecoin native DeFi yang diatur Aave DAO, bukan stablecoin terpusat untuk pembayaran umum. Target utamanya adalah utilitas di dalam ekosistem Aave.

Kritik

  1. Sentralisasi governance — Segelintir holder besar dan delegasi menguasai mayoritas voting power, meski struktur governance-nya secara nominal terdesentralisasi.
  2. Risiko smart contract — Sebagai protokol dengan TVL terbesar, Aave adalah target besar bagi eksploitasi. Meski belum pernah diretas secara signifikan, risikonya tetap nyata.
  3. Masalah peg GHO — GHO sempat diperdagangkan di bawah $1 selama berbulan-bulan setelah diluncurkan, menimbulkan pertanyaan soal desain mekanisme stabilisasinya.
  4. Over-collateralization — Persyaratan collateral yang melebihi nilai pinjaman membuat capital efficiency DeFi lending lebih rendah dari perbankan tradisional.
  5. Ketergantungan pada Chainlink — Aave sangat mengandalkan price feed Chainlink untuk memicu likuidasi. Kegagalan atau manipulasi oracle bisa berimbas pada masalah protokol secara keseluruhan.

Sentimen Media Sosial

  • r/AaveOfficial / r/ethfinance: Aave diperlakukan sebagai blue chip DeFi. Diskusi berpusat pada proposal governance, perubahan suku bunga, stabilitas GHO, dan pembaruan parameter risiko. Sentimen umumnya positif di kalangan praktisi DeFi.
  • X/Twitter: Pendiri Stani Kulechov aktif dan dihormati. Aave sering menjadi tren saat voting governance besar, milestone GHO, dan rekor TVL. Kritik sesekali muncul seputar sentralisasi governance.
  • Discord (governance Aave): Komunitas developer dan delegasi yang aktif. Diskusi fokus pada parameter risiko V3, listing aset baru, deployment lintas-chain, dan mekanisme stabilitas GHO.
  • Indonesia: Aave dikenal di komunitas yield farming dan DeFi researcher lokal, sering dijadikan contoh “DeFi yang legit” dalam edukasi kripto berbahasa Indonesia.

Terakhir diperbarui: 2026-04


Istilah Terkait


Lihat Juga


Sumber